WartaKita.org – Sebanyak 50 orang yang terdiri dari guru dan siswa SMP Negeri 4 Klaten merayakan Natal bersama di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Kamis (19/12/2019).
Natalan bersama ini mengusung tema “Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang”
Acara Natalan diawali dengan menyanyikan puji-pujian sambil bertepuk tangan secara meriah yang dipandu Bety dan Scolastika. Kemudian Doa Pembuka oleh guru agama Kristen, Wuryanti.
Mengawali renungan Natal, Pendeta Dwi Anggono mengatakan, Natal itu bukan perayaan biasa, melainkan perayaan yang luar biasa. Mengapa?
“Karena yang kita rayakan bukan kelahiran manusia biasa seperti kita, melainkan Allah sendiri yang menjadi manusia. Untuk apa Allah mau menjadi manusia? Dia datang untuk menyelamatkan manusia yang sudah terlanjur jatuh dalam dosa,” katanya.
Pendeta Dwi Anggono menyampaikan, kedatangan Allah dalam diri Yesus menunjukkan atau membuktikan bahwa Allah sungguh-sungguh mengasihi manusia.
“Kasih Allah perlu ditanggapi dengan iman. Jadi kalau kita merayakan Natal, berarti menerima bahwa Yesus itu Allah yang menyelamatkan,” ujarnya.
Menyinggung tema Natal, Pendeta Dwi mengajak para siswa untuk membangun persahabatan dengan siapa saja. Dengan yang kaya atau miskin, dengan yang pinter maupun yang kurang pinter. Entah apa warna kulitnya, sukunya, atau budayanya.
“Sebab semua itu ciptaan Allah, sama-sama dicintai Allah. Jangan membuat kotak-kotak dalam persahabatan. Sebab akan bisa memunculkan perselisihan atau permusuhan. Kalau ini yang terjadi, maka damai Natal tak dapat dirasakan. Yesus yang kita imani dan kita rayakan hari lahirnya hari ini, telah memberikan contoh yang konkrit dalam persahabatan,” tandasnya.
Usai peribadatan dilanjut kuis dan ditutup doa oleh FX Pardiman. Selanjutnya, peserta makan siang dan rekreasi ke Grojogan Sewu.









