Selamatkan Jiwa, Jangan Ditunda!

Perayaan Ekaristi Syukur 80 tahun Kongregasi Biarawati Abdi Kristus, Selasa (10/7/2018) sore.

WartaKita.org – Perayaan Ekaristi Syukur 80 tahun Kongregasi Biarawati Abdi Kristus (AK) diadakan di Kapel Susteran Abdi Kristus di Dukuh Tanjunganom, Desa Gadungan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten pada Selasa (10/7/2018) sore.

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Pastor Kepala Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Rama Aloysius Gonzaga Luhur Prihadi, Pr.

Bacaan Lainnya

Rama AG Luhur Prihadi dalam homili mengajak umat untuk bersyukur atas keberadaan kongregasi suster dan bruder di Keuskupan Agung Semarang (KAS). Tumbuhnya kongregasi suster dan bruder ini menjadi tanggapan atas karya Allah.

“Kita bersyukur, panggilan suster dan bruder terus tumbuh. Kalau dulu, para suster dan bruder itu datang dari (benua) Eropa. Kini berbalik. Para suster dan bruder dari Indonesia malah ke Eropa. Ini menjadi kegembiraan. Karena panggilan itu ditanggapi,” kata rama

Rama Luhur menyatakan, tugas utama Gereja adalah menyelamatkan jiwa. Karena itu, umat juga diajak untuk terlibat dalam karya penyelamatan ini.

“Kalau umat diajak untuk mengabdi Allah dan melayani sesama, maka jangan mengatakan: besok saja. Kalau sudah tua atau sudah pensiun. Giliran umurnya sudah tua, dan tenaganya sudah habis, baru menyesal. Karena kesempatannya sudah habis, dan belum bisa berbuat banyak untuk sesamanya,” ujar rama.

Para Suster Abdi Kristus yang berkarya di Paroki Wedi.

Sementara itu, mewakili para Suster Abdi Kristus Komunitas Wedi, Suster Margaretha AK mengucapkan terima kasih atas kehadiran umat dalam Ekaristi Syukur 80 tahun Kongregasi Abdi Kristus ini.

“Peringatan 80 tahun Kongregasi Abdi Kristus ini kami rayakan secara sederhana. Yang penting, kami bisa bersyukur dan berbagi berkat,” ucap suster.

Usai Ekaristi Syukur dilanjutkan dengan ramah tamah. Hadirin menikmati makan bersama sambil dihibur penampilan nyanyian tunggal dari Koor Lentera Kasih Paroki Wedi.

Pos terkait