Warta Kita.org – Sebuah praktik baik dilakukan oleh anak-anak dan guru Kelompok Bermain (KB) Tunas Pertiwi Desa Pesu, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten.
Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Kasih Sayang (Valentine Day), serta mewujudkan Program S3 (Sambang Srawung Sedulur) Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, anak-anak dan guru KB Tunas Pertiwi Pesu melakukan bakti sosial (baksos) dengan membagikan sembako kepada warga lanjut usia (lansia) yang dipandang kecil, lemah, miskin, tersingkir dan difabel (KLMTD), yang salah satunya adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Kegiatan bakti sosial ini dilakukan pada Jumat, 13 Februari 2026.
Pendamping KB Tunas Pertiwi Pesu Rosalia Tri Winarsih menyampaikan, kegiatan bakti sosial ini diawali dari cerita tentang indahnya bersaudara dan berbagi berkat.
“Nah, beberapa orang tua menanggapi sapaan kasih kami dengan cara setiap anak membawa sembako. Karena keterbatasan anak-anak KB kami, maka harga sembako kami batasi antara Rp5 ribu sampai Rp10 ribu. Dan ternyata, anak-anak sangat senang mengumpulkan bantuan tersebut. Sehingga (bantuan) bisa kami bagikan ke simbah-simbah (lanjut usia) di Desa Pesu sejumlah 16 simbah,” katanya.
Bunda Wiwin menyatakan, bukan soal besarnya bantuan atau harga yang didiutamakan, tapi lebih kepada kepedulian dan kerelaan anak-anak untuk mau berbagi berkat.
“Semoga kelak, anak-anak ini bertumbuh dan berkembang menjadi pribadi-pribadi yang mempunyai jiwa sosial, peduli dan suka berbagi berkat kepada sesamanya,” harapnya.
Untuk diketahui, KB Tunas Pertiwi Pesu ini adalah sekolah yang bernaung di bawah Pemerintah Desa Pesu. Kelompok Bermain ini memiliki murid sejumlah 39 anak PAUD dan didampingi tiga guru dari berbagai agama, yaitu Islam, Kristen, dan Katolik.
“Niat kami mengabdi untuk desa kami (Pesu). Maka kami mempunyai slogan: Mendampingi anak dengan penuh cinta. Selama ini kami tidak pernah mempermasalahkan gaji, tetapi bagaimana hidup kami bisa bermakna di desa yang kami tempati. Semoga kegiatan yang kami lakukan ini menginspirasi sekolah lain,” ucap Wiwin.









