Menyapa Umat Yang Tua Dan Sakit, Dewan Paroki Cawas Turne Ke Lingkungan

  • Whatsapp
Tim Karitatif, PSE, dan Pastor Paroki Santa Maria Assumpta Cawas mengunjungi umat yang sakit di lingkungan pada Minggu (2/5/2021).

WartaKita.org – Tim Karitatif, Tim Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE), dan Pastor Paroki Santa Maria Assumpta Cawas, Kabupaten Klaten, Rama Alexander Joko Purwanto, Pr mengunjungi umat yang sakit di sejumlah lingkungan pada Minggu (2/5/2021).

Pastor Paroki Santa Maria Assumpta Cawas Rama Alexander Joko Purwanto, Pr menjelaskan, kegiatan kunjungan ini dilakukan untuk menyapa umat yang sakit dan tidak bisa ke gereja. Karena sudah satu tahun lebih, umat yang sakit ini merasakan rindu kembali ke gereja. Namun karena pandemi covid-19 masih berlangsung, sehingga tidak memungkinkan mereka untuk bisa berkumpul di gereja.

Bacaan Lainnya

“Memang, mereka bisa mengikuti misa live streaming setiap minggu, dan menerima komuni dari para prodiakon lingkungan. Tetapi mereka merasa kurang “mantap” jika tidak mengikuti Ekaristi secara langsung di gereja,” kata rama.

Karena itu, Tim Karitatif, Tim PSE, dan Rama Paroki Cawas turun ke lingkungan-lingkungan untuk menyapa mereka. Keharuan dan sukacita pun mengemuka saat umat dikunjungi oleh rama dan anggota dewan paroki.

Seperti yang dirasakan Ny Sularmi yang sudah lama sakit stroke. Dia menangis terharu menerima kunjungan rombongan dari Paroki Cawas ini di rumahnya.

Pastor Paroki Cawas mengunjungi umat yang sakit di lingkungan pada Minggu (2/5/2021).

Rama Alexander Joko Purwanto menyampaikan, banyak orang tua ini karena usia lanjut hanya diam di rumah saja. Apalagi dengan pembatasan usia karena pandemi. Mereka tidak bisa pergi ke gereja. Mereka sangat rindu berkumpul untuk beribadat di gereja.

“Dengan adanya kunjungan ini, sedikit kerinduan mereka bisa terobati. Bisa berjumpa dengan rama paroki adalah hiburan rohani yang menguatkan,” ujar rama.

Seperti yang dialami Wagiman, umat Lingkungan Santa Veronika yang harus istirahat di rumah karena sakit.

“Raosipun ayem romo. Kados siniram toya sewindu,” ucapnya.

Rama Joko Purwanto menyatakan, dengan kunjungan orang sakit ini, dewan paroki juga bisa menyaring kebutuhan-kebutuhan umat di lingkungan.

“Kami juga bisa lebih tahu apa kebutuhan mereka, dan tindakan pastoral apa yang harus kami buat untuk menyapa mereka di lingkungan,” kata Muji, Ketua Paguyuban Pamong Umat yang ikut dalam kunjungan ini.

Kunjungan Dewan Paroki Cawas ini disambut baik oleh umat.

“Terima kasih rama sudah berkenan mengunjungi kami yang sudah tua dan sakit-sakitan ini. Ini hiburan batin yang luar biasa. Kami sudah rindu untuk bisa ke gereja,” ungkap Mulyono, warga Desa Karangmojo, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo yang masuk Lingkungan Santo Petrus Paroki Cawas.

Ternyata, kunjungan ke umat yang sudah tua dan sakit ini menjadi pengalaman yang mengesan bagi mereka yang terlibat didalamnya.

“Sungguh pengalaman tak terduga dalam kunjungan kali ini. Kami bisa mengerti kondisi riil umat di lingkungan. Kami terkejut melihat mereka yang lansia dan sakit di rumah. Kami seperti ditantang untuk berbuat sesuatu bagi mereka,” ungkap Lidia Nitasari.

Tim Karitatif, PSE, dan Pastor Paroki Santa Maria Assumpta Cawas mengunjungi umat yang sakit di lingkungan pada Minggu (2/5/2021).

Romo Joko Purwanto mengatakan, dalam kunjungan tahap pertama ini, pihaknya baru menemui 26 orang lansia dari 8 lingkungan. Ada 16 orang lagi yang juga perlu dikunjungi pada waktu berikutnya. Karena ada 42 orang tua yang sakit dari 13 lingkungan yang ada di Paroki Cawas.

“Saya berharap, makin banyak dewan paroki yang terlibat. Dewan paroki perlu diajak ikut turne ke lingkungan agar mereka tidak hanya rapat-rapat di belakang meja, tetapi juga melihat kondisi umat yang sesungguhnya. Dengan terjun langsung akan terbangun kepekaan dan kepedulian,” harap rama.

Sekadar diketahui, kunjungan umat yang sakit di lingkungan ini dilakukan setelah dewan paroki menyapa umat yang lansia dengan mengadakan misa khusus adiyuswa. (ajp/L Sukamta)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *