Rokok Elektrik Dapat Merusak Paru

Ilustrasi rokok elektrik (dok. ist)

ROKOK elektrik merupakan inovasi dari bentuk rokok konvensional menjadi rokok modern. Untuk menyalakannya dengan menggunakan batre dan sangat mirip dengan rokok tembakau.

Namun, tidak seperti rokok yang terbuat dari daun-daun tembakau yang dibungkus, rokok elektrik terdiri dari tabung yang berisi cairan nikotin, perasa buah, dan bahan kimia lainnya.

Bacaan Lainnya

Banyak mahasiswa yang menganggap rokok elektrik lebih aman daripada rokok tembakau biasa. Padahal, rokok elektrik juga mengandung nikotin yang sama bahayanya. Penggunaan rokok elektrik dapat merusak otak dan akan meningkatkan kecenderungan konsumsi obat terlarang.

Rokok elektrik juga mengandung nikotin yang merupakan salah satu zat adiktif yang juga terdapat dalam rokok tembakau. Ketika Anda berhenti menggunakannya, maka Anda akan merasa ingin selalu memakainya lagi. Rokok elektrik dapat menimbulkan perasaan mudah marah, depresi, gelisah, dan cemas. Hal ini berbahaya bagi orang yang menderita penyakit jantung.

Nikotin sangat berbahaya bagi pengguna rokok elektrik yang masih muda, karena berdampak negatif bagi perkembangan otak. Uap yang ditimbulkan vape juga berbahaya layaknya asap dari rokok tembakau.

Jika uap vape terhirup dapat menimbulkan asma, sesak napas, dan batuk. Selain itu, cairan didalam vape mengandung nikotin dan zat kimia yang berbahaya bagi anak-anak. Efek sampingnya bisa membuat detak jantung meningkat, berkeringat, dan bahkan muntah.

Sebuah penelitian menjelaskan bahwa bahan kimia dalam rokok elektrik dapat merusak jaringan paru-paru dan mengurangi kemampuan sel paru-paru untuk menjaga paru-paru dari kuman dan zat berbahaya lainnya. Hal ini karena kandungan nikotin dalam rokok menyebabkan sel paru-paru menjadi mudah ditembus oleh zat dari luar tubuh.

Selain memiliki bahaya untuk kesehatan, rokok elektrik juga dapat meledak. Segala sesuatu yang elektrik pasti memerlukan listrik untuk mengoperasikannya. Begitu juga dengan vape, aliran listrik yang didapat dari baterai juga berisiko meledak atau terbakar.

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan baterai rokok elektrik Anda meledak. Beberapa di antaranya karena pemakaian yang terlalu sering atau membiarkan baterai terus tersambung ke listrik, padahal sudah terisi penuh. Bisa juga karena salah menggunakan charger.

Doni Saputra

 

Pos terkait