WartaKita.org – Visualisasi Kisah Sengsara Yesus Kristus di Gereja Santa Perawan Maria Bunda Kristus (SPM BK) Wedi, Kabupaten Klaten digelar pada Jumat (19/4/2019) pagi.
Visualisasi yang dibawakan oleh sekitar 50 Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Wedi ini mengangkat cerita “Longinus and the blood of redemption” atau Longinus dan darah penebusan.
Visualisasi Kisah Sengsara Yesus Kristus ini dimaksudkan untuk menggantikan Ibadat Jalan Salib yang diadakan pada Jumat Agung.
Visualisasi yang berdurasi sekitar satu jam ini dibawakan secara apik oleh OMK Paroki Wedi. Mereka sangat menjiwai berbagai peran yang dimainkan.
Dalam visualisasi ini diceritakan bagaimana para ahli taurat dan umat Yahudi memfitnah Yesus, “kegalauan” Ponsius Pilatus saat memutuskan perkara Yesus, kekejian para serdadu saat menyiksa Yesus selama “jalan salib”, prosesi penyaliban Yesus di bukit Golgota, dan “pertobatan” Longinus usai menombak lambung Yesus.
Saat menyaksikan visualisasi itu, banyak umat yang terharu. Banyak umat yang terbawa perasaan. Bahkan, tak sedikit umat yang menangis dan meneteskan air.
Pastor Paroki Wedi Rama Aloysius Gonzaga Luhur Prihadi Pr mengapresiasi baik visualisasi Kisah Sengsara Yesus Kristus yang telah dimainkan OMK ini.
“Saya mengapresiasi baik dan mengucapkan terima kasih kepada OMK yang telah membawakan visualisasi Kisah Sengsara Yesus Kristus ini dengan baik. Semoga dengan visualisasi ini umat semakin terbantu dalam merenungkan dan menghayati sengsara dan wafat Yesus untuk menebus dosa umat manusia,” kata rama.
Sedang Sutradara Visualisasi, Deny Christian menyampaikan terima kasih atas dukungan dan doa dari rama dan umat Paroki Wedi sehingga visualisasi kisah sengsara Yesus Kristus ini berjalan dengan lancar.
“Semoga visualisasi kisah sengsara Yesus Kristus ini bisa membantu umat dan kita semua dalam merenungkan jalan salib Tuhan Yesus. Mohon maaf apabila selama persiapan sampai pelaksanaan, kami masih banyak kekurangan dan merepotkan rama dan umat,” ujar mantan pemeran Yesus ini.









