WartaKita.org – SMK Petrus Kanisius Klaten merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 55 di sekolah setempat pada Rabu (22/1/2020) pagi.
HUT SMK Petrus Kanisius Klaten sejatinya jatuh pada tanggal 21 Desember. Namun karena berbagai kesibukan dan berbarengan dengan liburan sekolah, maka puncak HUT SMK Petrus Kanisius Klaten baru bisa digelar pada kali ini.
Peringatan HUT SMK Petrus Kanisius Klaten tahun 2019 ini diisi dengan Misa Syukur yang dipimpin oleh Rama Gregorius Kriswanta Pr, siraman rohani untuk siswa yang beragama non Katolik, lomba tumpeng antar kelas, launching dan penegasan kerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), serta pentas hiburan.
Ketua panitia HUT, Th Wijiyanti dalam laporan mengatakan, peringatan HUT ke 55 SMK Petrus Kanisius Klaten ini diadakan sebagai ucapan syukur dan memohon berkat kepada Tuhan karena sekolah tersebut telah diperkenankan membuka sekolah industri bekerjasama dengan dunia usaha dan dunia industri.
Sedang Kepala SMK Petrus Kanisius Klaten Yosep Prasetyo Budi dalam sambutan menyampaikan, perjalanan waktu selama 55 tahun memang tidak mudah untuk dijalani. Sejak berdiri pada tahun 1964 sampai sekarang, berbagai dinamika telah dilalui.
“Dan berkat ketekunan, kerja keras, serta kesetiaan para guru, karyawan, serta pengurus Yayasan dalam melayani peserta didik, maka SMK Petrus Kanisius Klaten berhasil meraih Akreditasi A dan memperoleh Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Award,” katanya.
Tak hanya itu, SMK Petrus Kanisius Klaten juga memperoleh bantuan Mesin CNC (Computer Numerical Control) dari Kementerian Perindustrian RI. Dan kabarnya, hanya ada 70 SMK se Indonesia yang memperoleh mesin kerja yang dikontrol melalui komputer ini.
“Kita berharap, dengan bantuan Mesin CNC ini, siswa SMK Petrus Kanisius Klaten semakin berkualitas dan kompeten. Sehingga para lulusannya siap bekerja, melanjutkan sekolah, atau berwirausaha (BMW),” harapnya.

Sementara itu Ketua Yayasan Petrus Kanisius Klaten Valentinus Bambang Setyawan menyatakan, peringatan HUT ke 55 ini merupakan kesempatan yang baik untuk mengucap syukur dan merefleksi diri.
“Kita pantas mengucap syukur karena kita masih diperkenankan untuk mengabdikan diri dalam ikut mencerdaskan bangsa. Tetapi kita juga perlu merefleksi diri, agar kita dapat keluar dari berbagai kesulitan dan mampu wujudkan mimpi kita. Karena itu, kita perlu untuk terus berkonsolidasi, serta membangun dan memelihara jaringan,” ujarnya.
Terkait, Perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Suparno mengungkapkan, angka 55 merupakan angka yang bagus dan istimewa. Karena itu, dengan ulang tahun yang ke 55 ini diharapkan dapat membawa kemajuan bagi SMK Petrus Kanisius Klaten.
“Mengelola SMK memang berbeda dengan mengelola sekolah umum (SMA). Karena lulusan SMK harus mempunyai kompetensi untuk bekerja, melanjutkan sekolah, atau berwirausaha. Maka, SMK harus semakin kreatif dan mampu menjawab tantangan jaman serta kebutuhan masyarakat,” tandasnya.
Acara launching dan penegasan kerjasama dengan DUDI ini dimeriahkan dengan penampilan Tari Gambyong, geguritan, Gedrug Merapi, aksi DJ dari alumni, musik band, dan organ tunggal.










Luar biasa
Mantan petrus kanisius aq bangga sbgai almamaterku,bagian dari perjalanku yg kulewati ,disini aq dididik dan dibesarkan
Tempat saya menimba ilmu disana selama 3 thn. Terimakasih bnyk buat semuanya. Saya bangga