WartaKita.org – Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) tingkat Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Kabupaten Klaten diadakan pada Minggu (27/10/2019). Acaranya berupa perayaan Ekaristi dan pesta umat.
Perayaan Ekaristi dipersembahkan oleh Rama Aloysius Gonzaga Luhur Prihadi Pr dan Rama Emanuel Maria Supranowo Pr.
Rama Luhur dalam homili mengajak umat untuk melestarikan lingkungan agar alam semesta selalu menghasilkan sumber pangan yang sehat dan berkualitas. Umat juga diajak untuk mencintai pangan lokal.
“Secara rohani, peringatan HPS ini memberi pesan kepada kita untuk tidak hanya memikirkan kebutuhan kita sendiri, tetapi juga untuk memperhatikan sesama yang membutuhkan bantuan kita,” kata rama.
Rama Luhur menambahkan, Bapa Suci Fransiskus menyatakan, orang yang mau makan dan mengambil makanan banyak, tetapi tidak dihabiskan, itu sama saja dengan merebut haknya orang miskin. Karenanya, kalau Anda mau makan, ambillah makanan seperlunya saja. Makanan jangan sampai disisakan atau dibuang percuma.
“Sebagian besar dari kita yang ada di sini, bisa memilih besok mau makan apa. Tetapi di tempat lain, banyak dari saudara kita yang besok itu belum tentu bisa makan. Karena itu, kita diminta untuk memperhatikan orang lain. Kita diminta untuk andum berkah. Maka, Gereja sangat memperhatikan orang miskin,’ pesan rama.
Usai homili dilanjutkan dengan persembahan. Saat persembahan, dikirabkan gunungan hasil bumi berupa sayuran, buah, dan bahan pangan lainnya, serta tumpeng thiwul. Perarakan gunungan hasil bumi diiringi gending Ibu Pertiwi. Gunungan hasil bumi dibawa dengan cara ditandu oleh Orang Muda Katolik (OMK) Santo Sylvester Paroki Wedi.
Usai misa diadakan pesta umat di halaman Pasturan Wedi. Sebelum pesta umat dilakukan pemotongan tumpeng oleh Rama Luhur yang diberikan kepada Wakil ketua Dewan Paroki Wedi Stephanus Suharno. Selanjutnya, potongan tumpeng ini diberikan kepada Tim kerja Pendampingan Sosial Ekonomi (PSE) Paroki Wedi, Agustinus Suprapto.
Kemudian, umat mengalab berkah gunungan hasil bumi. Umat juga menikmati berbagai menu dari non beras yang telah disiapkan oleh masing-masing lingkungan. Umat bersukacita merayakan peringatan Hari Pangan Sedunia ini.









