Jumantik, Pantau Jentik Sekalian Bersilaturahmi…

Kader Jumantik Brangkal saat memantau jentik nyamuk.

Wartakita.org – Desa Brangkal, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten mempunyai 11 kader juru pemantau jentik (Jumantik) yang tersebar di 10 RW. Jumantik ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepala Desa. Jumantik adalah salah satu program kegiatan Posyandu Desa Brangkal.

Pegiat Posyadu Desa Brangkal, Utami Sri Rahayu menyampaikan, tugas dari para kader Jumantik ini adalah memantau setiap rumah terkait dengan tempat tumbuh dan berkembangnya nyamuk yang menyebabkan penyakit. Terutama nyamuk Aides Agipty yang menyebabkan penyakit demam berdarah.

Bacaan Lainnya

“Tugas kader Jumantik itu memantau kebersihan bak mandi, ember penampungan air, kulkas, dispenser, tempat minum burung, dan air yang tergenang di barang-barang bekas. Selain itu, tugas Jumantik juga memberi pengarahan pada setiap rumah tangga untuk selalu menjaga kebersihan rumah dan lingkungan,” katanya.

Istri Kaur Umum Desa Brangkal ini mengatakan, dalam menjalankan tugasnya, kader Jumantik merasakan suka dan duka. Karena tidak semua rumah tangga yang dikunjungi menanggapi sesuai dengan apa yang diharapkan.

“Kadang ada kamar mandi yang tidak boleh dilihat dengan berbagai alasan, sengaja pergi, dan sebagainya. Dan yang lucu, baru melihat kader Jumantik dari jauh, kamar mandinya langsung dibersihkan,” ujarnya.

Kader Pemberdayaan Ekonomi Desa (KPED) Brangkal ini menyatakan, dengan memantik, kader Jumantik  juga dapat bersilaturahmi dengan warga lainnya.

“Itu yang membahagiakan para kader Jumantik. Semoga para kader Jumantik Desa Brangkal tetap bersemangat dalam menjalankan tugasnya,” harapnya.

 

 

 

Pos terkait