Wartakita.org – Puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke 2 Paguyuban Difabel Kinasih Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Kabupaten Klaten dirayakan dengan perayaan Ekaristi Syukur di Balai Mandala Gereja Wedi, Sabtu (23/11/2019) pagi.
Perayaan Ekaristi dipersembahkan oleh Rama Aloysius Gonzaga Luhur Prihadi Pr.
Misa Syukur ini merupakan rangkaian kegiatan HUT yang diselenggarakan oleh Paguyuban Difabel Kinasih bekerja sama dengan Karitas Indonesia Keuskupan Agung Semarag (Karina KAS).
Misa dihadiri oleh Rama Emmanuel Maria Supranowo Pr, pengurus Dewan Paroki, anggota Paguyuban Kinasih beserta keluarga, serta didukung penuh oleh Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Wedi.
Perayaan HUT kali ini mengambil tema “Berani Terlibat dan Berbagi Berkat”.
Rama Luhur dalam homili berpesan, bila ada “masalah”, maka sebaiknya harus segera diselesaikan. Jangan ditunda karena akan menjadi beban.
“Seperti yang tertulis dalam salah satu kalimat pada Kitab Suci, bahwa kemarahan harus selesai sebelum matahari terbenam,” kata rama.
Usai Misa dilanjutkan dengan ramah tamah. Acara ramah tamah diisi dengan penampilan kemampuan anggota Paguyuban Kinasih. Ada penampilan “Jaran Goyang” yang dibawakan Veronika dari Kaporan, penampilan organ tunggal Brian and Marchel, dan lainnya. Acara ramah tamah diselingi dengan pembagian doorprize untuk anggota Paguyuban Kinasih.
Acara HUT ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Suster Cosma AK dan berkat dari Rama Luhur.









