Cakades Cawas Joko Aldoko Siap Wujudkan Desa Cawas Yang Maju Dan Berkembang

Joko Aldoko A.Md

WartaKita.org – Calon Kepala Desa (Cakades) Cawas, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Joko Aldoko A.Md menyatakan siap maju dan berkompetisi dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cawas tahun 2019 ini.

Warga Dukuh Tanon RT 01 RW 01, Desa Cawas ini pun sudah menyusun visi dan misi sebagai Cakades Cawas. Dalam visi-nya, Joko Aldoko ingin “Mewujudkan Desa Cawas maju dan berkembang, berwawasan, menuju kesejahteraan dalam keadilan”.

Bacaan Lainnya

Untuk mewujudkan visi-nya itu, maka Joko Aldoko telah merumuskan tiga misi. Pertama, menyelenggarakan Pemerintahan Desa Cawas yang bersih, demokratis, dan transparan. Kedua, meningkatkan dan mengembangkan perekonomian rakyat melalui pemanfaatan potensi desa. Dan ketiga, pemberdayaan pemuda dalam pengembangan desa.

Tak hanya menyiapkan visi dan misi, Cakades yang berprofesi wiraswasta ini juga telah menyiapkan tiga program unggulan, yaitu satu, meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Cawas dengan memanfaatkan potensi yang ada yakni dengan menjadikan Desa Cawas “Desa produsen benih dan agrowisata”. Dua, pengadaan penyuluhan dan pelatihan bagi masyarakat baik dalam bidang pertanian, wirausaha, dan bidang lainnya dalam rangka  mewujudkan Desa Cawas desa yang berwawasan. Dan tiga, pembangunan dan perbaikan infrastruktur dan sarana penunjang lainnya serta pemberdayaan kepemudaan sebagai ujung tombak pengembangan desa,

Sebagai langkah konkret, maka Joko Aldoko akan membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Karena Desa Cawas adalah desa agraris, maka usaha BUMDes yang cocok adalah usaha dalam produksi pertanian. Dengan adanya BUMDes, maka nantinya produk-produk pertanian Desa Cawas dapat dipasarkan dan dikelola BUMDes untuk mendapatkan keuntungan. Dan semua keuntungan itu akan digunakan untuk menuju “Desa Cawas yang maju dalam kemandirian”.

Selain itu, Joko Aldoko juga ingin menjadikan Desa Cawas sebagai Desa Agrowisata. Sebab Desa Cawas memiliki potensi alam berupa lahan pertanian yang luas. Dengan adanya lahan pertanian tersebut dapat dimanfaatkan sebagai Desa Agrowisata, sehingga mampu mendongkrak perekonomian Desa Cawas.

Joko Aldoko juga ingin menjadikan Desa Cawas sebagai desa produsen benih atau bibit. Mengapa? Ini mengingat belum adanya desa penyokong bibit atau benih padi bagi desa-desa di Kabupaten Klaten khususnya, dan Jawa Tengah pada umumnya. Menurutnya, ada potensi dan peluang untuk menjadikan Desa Cawas sebagai desa produsen benih atau bibit.

“Program menjadikan Desa Cawas sebagai desa produsen benih atau bibit ini kita yakini akan memberi dampak positif bagi masyarakat. Karena pertama, dapat menambah lapangan pekerjaan. Kedua, Desa Cawas menjadi desa mandiri benih atau bibit. Ketiga, Desa Cawas menjadi desa dengan ikon produk pertanian. Dan keempat, hasil pertanian di Desa Cawas menjadi lebih terkontrol, terpadu, tepat waktu, dan tepat sasaran,” kata Joko Aldoko.

Pos terkait