Budidaya Lele, Mudah Dan Menguntungkan

FX Yatimin sedang memberi pakan untuk lele peliharaannya.

WartaKita.org – Budidaya ikan ternyata cukup menjanjikan. Salah satunya budidaya ikan lele.

Seperti yang dilakukan FX Yatimin (64) atau yang akrab dipanggil Yatin.

Bacaan Lainnya

Warga Dusun Gadingan, Desa Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman ini memulai budidaya pembesaran lele sejak tahun 2018 di halaman rumahnya. Bermodalkan kolam, bibit lele, dan pakan senilai Rp 1,5 juta, ia berhasil mengembangkan bisnis lelenya. Bahkan, ia bisa menghasilkan jutaan rupiah setiap 2 minggunya dengan sistem panen selektif.

“Berawal dari 3 kolam ikan berukuran 1,25 x 2 m, saya sekarang memilik 7 kolam dengan ukuran yang sama. Dengan isi paling sedikit 700 ikan, dan paling banyak 1.000 ikan per kolam,” katanya di sela-sela kegiatanya di kolam, Rabu (14/10/2020).

Yatin mengatakan, budidaya ikan lele ini cukup mudah. Awalnya, air harus diendapkan selama 2-3 hari. Setelah diendapkan, ikan baru dimasukan. Perawatan lele juga sangat mudah. Setiap hari, ikan diberi makan pelet. Dan setiap 3 hari sekali, air diganti sebanyak 30 persen.

Menurut Yatin, penjualan ikan lele pada masa pandemi covid-19 ini sama saja dengan hari-hari biasa. Semua ikan yang sudah layak dijual, biasanya dijual ke pedagang ikan Pasar Tanjung Tirto, atau dibeli oleh tetangga sekitar.

“Saya juga baru mencoba cara Aquaponic. Tanaman yang saya letakkan di atas kolam baru kobis telur,” ujarnya.

Yatin berharap, kedepan usaha budidaya lele ini berlanjut terus, sehingga bisa menyuplai beberapa pasar tradisional di Kabupaten Sleman, dan bahkan supermarket di Jogja.

Pos terkait