Warta Kita.org – Program Studi (Prodi) Hubungan Masyarakat (Humas) atau Public Relations Akademi Sekretari dan Manajemen (ASM) Marsudirini Santa Maria (ASMI STAMA) Yogyakarta mengadakan malam keakraban (Makrab) di Desa Wisata Plosokuning, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman pada Sabtu – Minggu (8-9/11/2025).
Makrab tahun ini terasa sedikit berbeda. Begitu rombongan mahasiswa tiba di Desa Wisata Plosokuning, suasana langsung kerasa hangat. Itu bukan karena ademnya udara pegunungan, tapi karena antusiasme. Ya, antusiasme dari seluruh peserta Prodi Public Relations ASMI STAMA Yogyakarta. Semua peserta bersuka cita menikmati momen kebersamaan ini.
Acara dibuka pukul 13.50 WIB. Diawali dengan sambutan singkat. Diteruskan dengan dengan ice breaking dan sesi interaktif membuat suasana makin cair. Dan tentu saja, kecanggungan berangsur hilang.
Ada yang mulai berani berbagi harapan, masih ada yang malu-malu, dan namun ada juga yang langsung semangat dan meneriakkan jargon: “Satu frekuensi, banyak ekspresi”. Pelan-pelan, semua mulai nyaman satu sama lain.
Sesi bersama Kaprodi Public Relations ASMI STAMA Yogyakarta Nurdewi Wijayanti S.Sos.,M.Si jadi salah satu momen yang paling mengena. Dengan gaya bercerita yang tenang dan ramah, mahasiswa diajak melihat sisi positif diri mereka.
“Setiap orang punya warna masing-masing,” kata Nurdewi Wijayanti.
Setelah itu, peserta dibagi kedalam kelompok kecil. Di sana, mereka mulai ngobrol tentang minat, bakat, dan hal-hal kecil yang bisa mereka kontribusikan untuk program studi. Suasananya seperti ngobrol santai, tapi penuh manfaat.
Keseruan makin lengkap ketika alumni Prodi Hubungan Masyarakat, Falentinus Febrian Bagus hadir untuk berbagi pengalaman. Ceritanya mengalir seperti teman lama yang sedang curhat. Obrolan bergulir mulai pengalaman kerja di dunia komunikasi, mengasah public speaking, hingga betapa pentingnya kerja sama tim. Banyak peserta yang mengangguk sambil senyum kecil, tanda mereka merasa relate dengan pengalaman yang dibagikan.
Di akhir kegiatan, Direktur ASM Marsudirini Santa Maria Yogyakarta Dr. Kristina Wasiyati, S.Pd., M.Hum menyampaikan pesan penutup.
“Saya mengapresiasi semangat mahasiswa dan panitia yang membuat Makrab 2025 terasa begitu hidup dan penuh kehangatan,” ujar Kristina Wasiyati.
Makrab tahun ini memang berbeda. Bukan hanya tentang menginap dan berkegiatan bersama. Lebih dari itu, makrab kali ini jadi ruang untuk saling mengenal, mempererat relasi, dan membangun rasa kebersamaan yang mungkin tidak sempat tumbuh di ruang kelas. Hangat, sederhana, namun memberikan kesan yang mendalam.









