SEBAGAI bagian dari warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), setiap warga negara harus melindungi negara dari ancaman manapun. Karena itu, agar generasi milenial mampu melindungi negaranya diperlukan sikap bela Negara.
Bela negara berarti sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaan pada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945.
Pada masa sekarang, bela negara bukan hanya menghadapi ancaman militer berupa agresi dan pelanggaran wilayah, melainkan juga menghadapi ancaman non militer.
Generasi Milenial atau generasi Y adalah mereka yang lahir pada tahun 1980-1990, atau pada awal 2000 dan seterusnya.
Di zaman sekarang ini, peran generasi milenial sangatlah diharapkan untuk menjadi agen perubahan (Agent of Change).
Seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada acara Forum Indonesia Millenial Movement yang berlangsung tanggal 9-13 November 2018 di Kota Tua Jakarta. Presiden meminta para generasi muda untuk beralih dari kebiasaan menebar ujaran kebencian ke pernyataan-pernyataan positif yang menjaga persatuan dan optimisme bangsa. Karena generasi milenial memiliki ide-ide, pemikiran yang kreatif, dan inovatif untuk mendorong negara ini menuju arah yang lebih baik.
Sudah waktunya generasi muda berkarya untuk negerinya sendiri, atau tidak untuk menjadi buruh di negara lain.
Mengingat negara Indonesia adalah negara yang penuh dengan keanekaragaman, maka generasi muda harus tahu apa yang harus dikerjakan dan menciptakan sesuatu yang bermanfaat dengan ciri khas Indonesia. Dengan keanekaragaman tersebut, generasi muda harus tetap menghargai perbedaan dan menjaga keutuhan negara Indonesia.
Pemuda di zaman ini memiliki peran sebagai pengisi kemerdekaan NKRI dengan menjadi Agent of Change, innovator, dan promoter bangsa. Tantangan yang dahulu bersifat kolonialisme kini telah berevolusi menjadi kompetisi global. Di zaman sekarang musuh generasi millenial Indonesia bukan lagi penjajah bersenjata, melainkan ketidakmampuan dalam menyaingi cepatnya arus perkembangan zaman
Disinilah peran generasi muda sebagai pahlawan negara Indonesia yang dinamis, optimis, dan penuh semangat, memiliki ide ide segar, dan pemikiran yang kreatif sehingga dapat menyaingi cepatnya arus perkembangan zaman dan Indonesia tidak lagi berada di zaman old. Dengan kata lain, generasi muda harus menjadi pemimpin di masa depan yang lebih baik dari pemimpin masa kini.

Mahasiswa Prodi Public Relation ASMI Santa Maria Yogyakarta









