TMMD Sengkuyung Di Gununggajah Selesai, Wabup Klaten: Semoga Bermanfaat Bagi Masyarakat…

Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya bersama Komandan Kodim 0723/Klaten Letkol Czi Bambang Setyo Triwibowo dan pejabat lainnya menggunting pita sebagai tanda peresmian sasaran fisik betonisasi jalan program TMMD Sengkuyung di Desa Gununggajah, Kamis (19/10/2023).

WartaKita.org – Upacara penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2023 di Desa Gununggajah, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten dilakukan di lapangan Desa Gununggajah, Kamis (19/10/2023).

Tema yang diusung pada TMMD kali ini adalah “Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat”.

Bacaan Lainnya

Program TMMD ini merupakan bagian dari kegiatan pembinaan teritori (Binter) dalam rangka pemberdayaan pertahanan daerah di darat, guna membantu tugas-tugas pemerintah di daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang dalam pelaksanaannya dilakukan secara bergotong royong bersama masyarakat.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Komandan Kodim 0723/Klaten Letkol Czi Bambang Setyo Triwibowo.

Pangdam VI/Diponegoro dalam amanat yang dibacakan oleh Komandan Kodim 0723/Klaten Letkol Czi Bambang Setyo Triwibowo mengatakan, program TMMD yang telah dilaksanakan selama lebih dari 8 dekade ini merupakan salah satu Program Bakti TNI untuk membantu Pemerintah Daerah dalam percepatan pembangunan sarana prasarana dan infrastruktur di wilayah-wilayah yang masih sangat membutuhkan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan dan di daerah terpencil.

Pangdam menjelaskan, TMMD Reguler tahun ini diselenggarakan di sejumlah Kabupaten di Jawa Tengah. Antara lain Kabupaten Brebes, Purworejo, Kendal, dan Wonogiri. Selain empat Kabupaten tersebut, seluruh Kodim di jajaran Kodam IV/Diponegoro juga menyelenggarakan TMMD Sengkuyung atau imbangan sebagai tekad Kodam IV/Diponegoro dalam membantu percepatan pembangunan di daerah secara menyeluruh.

“Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota TNI, Polri, Pemda, dan masyarakat yang telah bekerja secara maksimal sehingga sasaran fisik TMMD yang berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur diantaranya pengecoran jalan, pembuatan gorong-gorong, pembangunan talud, jembatan, Pos Kamling, rehab Mushola dan gereja, dan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dapat diselesaikan tepat waktu,” kata Pangdam.

Sementara itu Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten kepada Kodim 0723/Klaten yang terus melanjutkan program TMMD Sengkuyung secara konsisten di Klaten.

Menurutnya, kehadiran program TMMD ini selaras dengan program pemerataan pembangunan daerah yang diusung oleh oleh Pemkab Klaten.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Kodim Klaten yang secara konsisten melaksanakan TMMD Sengkuyung. Program ini sangat membantu Pemerintah Daerah dalam upaya memeratakan pembangunan daerah. Ini merupakan kolaborasi dalam membangun Klaten,” ungkapnya.

Yoga Hardaya juga berpesan kepada masyarakat agar memanfaatkan dengan baik hasil pembangunan tersebut.

“Saya berharap, hasil pembangunan dari TMMD ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Gununggajah. Karena itu, jaga dan rawat hasil pembangunan ini. Semoga selalu memberikan manfaat bagi masyarakat,” paparnya.

Upacara penutupan TMMD ini diikuti oleh personel Kodim 0723/Klaten, Polres Klaten, Satpol PP, Dishub, Satlinmas, organisasi masyarakat, pelajar, dan masyarakat sekitar.

Selesai upacara, Kodim 0723/Klaten memberikan paket sembako kepada warga di sekitar Lokasi TMMD

Untuk diketahui, waktu pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III ini dari tanggal 19 September sampai 19 Oktober 2023 dengan hasil pengerjaan sasaran meliputi sasaran fisik betonisasi jalan dengan panjang 439 meter, lebar 3 meter, dan tebal 15 centimeter, serta talud jalan dengan panjang 1.401 meter, tinggi 1 meter, dan tebal 30 centimeter.

Sedangkan sasaran non fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan tentang bahaya penyebaran berita hoax di masyarakat oleh Dinas Kominfo Klaten, penyuluhan stunting, penyuluhan KB Kesehatan, penyuluhan Posbindu, serta penyuluhan Narkoba.

Pos terkait