WartaKita.org – Komando Distrik Militer (Kodim) 0723/Klaten bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menggelar Upacara Pembukaan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Sengkuyung Tahap I TA 2024 Desa Bero, Kecamatan Trucuk di lapangan desa setempat, Selasa (20/2/2024).
Dalam Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2024 ini, bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bupati Klaten Sri Mulyani. Sedang sebagai Komandan Upacara yaitu Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) 04/Pedan Kapten Inf Purwanto. Upacara pembukaan diikuti sekitar 700 orang.
Hadir pula dalam kegiatan upacara pembukaan ini, diantaranya Komandan Kodim 0723/Klaten Letkol Czi Bambang Setyo Tri Wibowo, Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya, Kasdim 0723/Klaten Mayor Cba Joko Prasetyo, Kasi Intel Korem 074/Warastratama Mayor Inf Ade Sohali, dan Wadan Dodiklatpur Rindam IV/Diponegoro Mayor Inf Agus Raisuddin.
Selain itu juga hadir Kasubagdalops Polres Klaten AKP Sugiharto, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Klaten Rully Nasrulloh, Hakim Pengadilan Agama Klaten Febri Rahardiyan, Plt Camat Trucuk Rohmad Syahbani, Plh Danramil 19/Trucuk Kapten Inf Winarya, Kapolsek Trucuk AKP Suharto, Perwira Staf, Danramil jajaran Kodim 0723/Klaten, Anggota Polsek Trucuk, Kepala Desa se Kecamatan Trucuk, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutan mengatakan, membangun kemanunggalan TNI dan rakyat adalah wujud semangat bersama dalam menggelar TMMD ini. Karena itu, TNI dan rakyat harus tetap bersatu. Maka, semuanya harus bisa mendukung, bekerjasama, dan berpartisipasi dalam pelaksanaan TMMD ini.
“Para pemuda, secara khusus saya mengharapkan bisa menjadi penggerak dan pelaku utama dalam rangkaian TMMD ini. Saya berpesan kepada Camat, Kepala Desa, para tokoh agama dan tokoh masyarakat mampu mendorong dan menggerakkan peran pemuda agar banyak memberi kiprah dalam kegiatan ini. Menimba ilmu, mengasah pengalaman, dan menambah jaringan sosial menjadi nilai-nilai yang bisa dibangun dan dikembangkan melalui TMMD ini, “ kata Bupati.
Sri Mulyani menyampaikan, kemanunggalan TNI dan rakyat menjadi salah satu bentuk kewaspadaan terhadap segala bentuk ancaman dan tantangan bangsa dalam membangun negeri.
“Tidak ada tugas yang berat manakala semua bersatu. Tidak ada musuh yang kuat dan ditakuti, jika TNI dan rakyat manunggal. Nilai-nilai gotong- royong, sikap saling peduli, dan bekerja sama menjadi kearifan lokal sekaligus ciri kehidupan kita yang wajib dijaga, dilestarikan, dan dilatih kembali di zaman sekarang ini,” pesan Bupati.
Pada kesempatan tersebut Komandan Kodim 0723/Klaten Letkol Czi Bambang Setyo Tri Wibowo menjelaskan, tenaga kerja yang dilibatkan setiap hari dalam TMMD Sengkuyung ini yaitu TNI 30 orang, POLRI 2 orang, teknisi 1 orang, Aparat Desa 5 orang, dan masyarakat 45 orang. Sehingga total pengerahan tenaga kerja dalam pengerjaan TMMD ini sejumlah 83 orang.
“Untuk sasaran fisik berupa betonisasi jalan dengan panjang 373 meter, tebal 15 centi meter, dan lebar 3,5 meter, serta pembangunan talud jalan dengan tebal 35 centi meter, panjang 710 meter, dan tinggi 0,8 meter. Sedang untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan Wawasan Kebangsaan, penyuluhan berita hoaxs, pelayanan KB Kesehatan dan penyuluhan Dukcapil serta penyuluhan Narkoba,” terang Dandim.
Untuk waktu pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2024 di Desa Bero ini dari tanggal 20 Februari sampai dengan 20 Maret 2024.
Sementara itu Kepala Desa Bero Suranto mengucapkan terima kasih karena desanya ditunjuk sebagai ajang TMMD Sengkuyung ini.
“TMMD Sengkuyung ini manfaatnya besar sekali, khususnya bagi petani. Karena yang dibangun ini adalah jalan usaha tani. Sehingga jalannya jadi bagus, untuk sarana prasarana petani, untuk memperlancar petani ke sawah, dan mengangkut hasil panen itu. Jadi bisa meningkatkan hasil pertanian,” ucap Kades.









