Pendalaman Iman Di Lingkungan Aja (Mung) Ngono-Ngono Wae…

Sosialisasi bahan Advent di Balai Mandala Gereja Wedi, Senin (25/11/2019).

WartaKita.org – Bidang Pewartaan dan Evangelisasi Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Kabupaten Klaten mengadakan sosialisasi bahan Advent yang disediakan oleh Komisi Kateketik Keuskupan Agung Semarang (Komkat KAS) kepada para katekis, pemandu lingkungan, dan ketua lingkungan di Balai Mandala Gereja Wedi pada Senin (25/11/2019) sore.

Sekitar 80 umat menghadiri sosialisasi pendalaman iman Advent 2019 yang bertema “Orang Katolik yang Transformatif” itu.

Bacaan Lainnya

Rama Aloysius Gonzaga Luhur Prihadi Pr dalam pengantar mengajak umat untuk berani berubah, baik ke dalam dari diri sendiri, maupun keluar mau terjun ke tengah masyarakat.

“Kalau masyarakat membutuhkan peran kita, maka kita harus siap. Jangan malah menghindar, atau menunjuk orang lain saja,” kata rama.

Rama Luhur juga mengajak perlunya ada “perubahan” mengenai pelaksanaan pendalaman iman di lingkungan.

“Aja (mung) ngono-ngono wae. Hasilnya tidak kelihatan. Untuk Adven kali ini, dimohon pada akhir pendalaman iman Advent di setiap lingkungan, ada niat-niat dari umat yang akan diwujudkan secara konkrit. Dan niat-niat itu perlu ditulis atau diketik di kertas dan dilaminating, serta nanti akan digantung di “pohon pengharapan” yang akan disediakan panitia natal paroki. Niat-niat itu sesuai dengan tema Advent 2019,” pesan rama.

Materi pendalaman iman Advent disampaikan oleh Y Aris Winanto dan L Yuliyati dari Tim Pewartaan Paroki Wedi.

Pada kesempatan itu, mereka menjelaskan mengenai gagasan dasar dari tema Advent 2019.

Pertama, umat diajak menghubungan masa Adven dengan konteks Arah Dasar dan Fokus Pastoral KAS yaitu menjadi Gereja yang transformatif (atau berdaya ubah).

Kedua, umat diajak mempersiapkan dan membangun semangat Gereja yang menjadi promotor utama untuk memajukan pemahaman dan penghayatan semangat bermisi di tengah masyarakat.

Dan ketiga, umat diajak menjadi komunitas atau paguyuban lingkungan yang sungguh mempunyai daya ubah baik ke dalam maupun ke luar di tengah masyarakat sekitar.

Sekadar diketahui, pendalaman iman dibagi menjadi 4 pertemuan. Pertemuan pertama dengan tema “Bangunlah dari tidurmu”. Pertemuan kedua “Satu hati dan satu suara memuliakan Allah”. Pertemuan ketiga “Bersabarlah dan terguhkanlah hatimu”. Dan pertemuan keempat “Kamu telah dipanggil untuk menjadi milik Kristus”.

Pos terkait