Peringati HPS, Paroki Wedi Adakan Gerakan Solidaritas Pangan, Disalurkan Ke Keluarga Pra Sejahtera Dan Panti Asuhan

Rombongan PIA PIR se Rayon Klaten berfoto bersama para suster dan anak-anak yang tinggal di Panti Asuhan Santo Thomas Ngawen, Minggu (10/11/2024).

WartaKita.org – Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Kabupaten Klaten menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) tahun 2024.

Kegiatan itu diantaranya mengadakan Misa Syukur HPS dan gerakan solidaritas pangan.

Bacaan Lainnya

Misa Syukur diadakan di Gereja Paroki Wedi pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 19 dan 20 Oktober 2024. Sedang pengumpulan gerakan solidaritas pangan dilaksanakan dari tanggal 14 sampai dengan 20 Oktober 2024.

Adapun tema Hari Pangan Sedunia tahun 2024 ini yaitu “Aku Lapar Kamu Memberi Aku Makan”.

Ketua Bidang Pelayanan Kemasyarakatan (Pelkem) Paroki Wedi Thomas Tamtama menyampaikan, sebagai bentuk perwujudan aksi nyata dari Perayaan Syukur HPS tersebut, maka Paroki Wedi mengadakan gerakan solidaritas pangan.

Dari gerakan solidaritas pangan ini terkumpul beras sebanyak 1.103 kg atau 1 ton 3 kg, gula pasir 271 kg, gula batu (kristal) 4 kemasan, teh celup 113 kemasan, teh pak 414 pieces, mie instan 41 dos, mie instan (eceran) 1.107 pieces, mie kering 81 kemasan, minyak goreng kemasan kecil 40 kemasan, minyak goreng kemasan botol 34 botol, minyak goreng kemasan 1 liter 38 kemasan, kecap 34 kemasan, tepung terigu 10 kemasan, kopi 2 kemasan, sirup 1 botol, kue 1 kemasan, rengginang 2 bungkus, dan sarden 2 kemasan.

“Tim Pelayanan PSE (Pengembangan Sosial Ekonomi) mengucapkan terima kasih atas dukungan, kerelaan, kepedulian dari seluruh umat di Paroki Wedi, sehingga gerakan solidaritas pangan ini dapat berjalan dengan baik. Dan semoga, gerakan solidaritas pangan ini sungguh bermanfaat bagi keluarga-keluarga yang sangat membutuhkan,” katanya.

Thomas Tamtama menjelaskan, bahan pangan yang telah terkumpul itu sudah disalurkan atau dibantukan kepada keluarga yang kecil, lemah, miskin, tersingkir dan difabel (KLMTD)  atau keluarga pra sejahtera yang sangat membutuhkan. Ada sebanyak 213 keluarga Katolik di Paroki Wedi yang menerima bantuan paket bahan pangan tersebut.

Selain itu, bantuan bahan pangan tersebut juga disalurkan kepada 85 keluarga pra sejahtera non Katolik di lingkungan sekitar Gereja Wedi seperti Dukuh Beku, Ngrau, Mlayan dan sekitarnya.

“Dan sebagian lagi dibantukan ke Panti Asuhan Santo Thomas Ngawen, Kabupaten Gunungkidul yang dikelola oleh para Suster Abdi Kristus (AK),” ujarnya.

Bantuan bahan pangan dari Paroki Wedi diserahkan ke Panti Asuhan Santo Thomas Ngawen pada Minggu (10/11/2024).

Penyerahan bantuan bahan pangan dari Paroki Wedi ke Panti Asuhan Santo Thomas Ngawen ini dilakukan pada Minggu (10/11/2024).

Bantuan bahan pangan ini diserahkan bersamaan dengan kegiatan “Berbagi Kasih dan Ziarek Kebersamaan” Pendamping PIA PIR se Rayon Klaten.

Rombongan PIA PIR se Rayon Klaten ini disambut oleh Kepala Panti Asuhan Santo Thomas Ngawen, Suster Florentina AK dan Suster M Monica AK beserta anak-anak panti asuhan.

Dalam kesempatan ini, bantuan bahan pangan dari Paroki Wedi itu diserahkan oleh Koordinator Umum Pendamping PIA PIR se Rayon Klaten, Eka Mulyantari. Bantuan itu berupa beras, mie instan, mie kering, minyak goreng, gula, teh, dan sebagainya.

Suster Florentina AK dalam sambutan mengucapkan terima kasih kepada umat Paroki Wedi dan PIA PIR se Rayon Klaten yang berkenan berkunjung dan memberikan bantuan kepada Panti Asuhan Santo Thomas Ngawen.

“Kami berterima kasih dan merasa sangat senang karena umat Paroki Wedi, para pendamping, dan anak-anak PIA PIR se Rayon Klaten mempunyai kepedulian kepada kami. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi kami,” ucap Suster Florentina AK.

Pos terkait