WartaKita.org – Warga RW 03 Dukuh Krosok, Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten mengadakan berbagai kegiatan dan perlombaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Republik Indonesia (RI) tahun 2018 ini.
Ketua RW 03 Dukuh Krosok Mulyono menyampaikan, dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI tahun ini, warga Krosok mengadakan gotong royong lingkungan pada Minggu (29/7/2018), perlombaan untuk anak, ibu, bapak, pemuda dan pemudi (pada 11-17/8/2018), tirakatan pada Kamis (16/8/2018) malam, dan jalan sehat pada Minggu (26/8/2018).
“Dalam gotong-royong ini, warga membersihkan lingkungan, memasang bendera dan umbul-umbul, mengecat gapura dan pagar makam (dukuh setempat), dan sebagainya. Warga baik laki-laki maupun perempuan, dari anak-anak sampai orangtua, ikut terlibat dalam gotong-royong ini,” katanya.
Sedang Ketua panitia lomba, Yulianto Dwi Nugroho menjelaskan, ada sejumlah lomba yang diadakan untuk anak, ibu, bapak, pemuda dan pemudi warga dukuh setempat. Lomba untuk anak meliputi lomba makan kerupuk, ambil karet dalam tepung, dan pindah kelereng. Sedang lomba untuk ibu meliputi lomba bola terong, pindah bola pingpong, dan balap karung estafet. Lomba untuk anak dan ibu ini diadakan di “jalan utama” Dukuh Krosok pada Minggu (12/8/2018).
Panitia juga mengadakan lomba tangkap ikan dan memancing yang diadakan di sungai kecil yang mengalir di pinggir Dukuh Krosok pada Sabtu (11/8/2018). Lomba tangkap ikan diikuti anak, ibu dan pemudi. Sedang lomba memancing ikan diikuti bapak dan pemuda.
“Kami juga mengadakan lomba panjat pinang pada Jumat (17/8/2018) nanti,” ujarnya.

Dari berbagai perlombaan yang diadakan itu, lomba tangkap ikan nampaknya menjadi lomba yang paling “seru”. Dalam lomba tangkap ikan ini, anak-anak dan ibu-ibu mencebur ke sungai yang telah disekat dengan waring itu. Sungai yang digunakan untuk arena lomba tangkap ikan ini memiliki panjang 10 meter, lebar 2 meter, dan kedalaman selutut orang dewasa.
Sebelum lomba, di sungai ini telah ditebari sekitar dua kwintal ikan lele. Adapun yang dilombakan adalah perolehan ikan terbanyak dan ikan maskot (ikan yang diberi benang).
“Ikan yang berhasil ditangkap boleh dibawa pulang. Kemudian, ikan tersebut dimasak, dan dinikmati untuk lauk keluarga. Jadi, bisa untuk menambah gizi keluarga,” ucap Ketua RW Krosok Mulyono.
Berbagai perlombaan yang diadakan itu disambut baik oleh warga setempat. I Ketut Wikayana misalnya. Ia mengapresiasi positif berbagai lomba yang didanai secara swadaya oleh masyarakat itu.
“Kami merasa senang dengan berbagai perlombaan ini. Warga juga bergembira memperingati HUT Kemedekaan RI ini. Hal ini menandakan bahwa warga masih mencintai bangsa dan negaranya. Rasa nasionalisme warga tetap terjaga. Ini yang membanggakan kami,” ucap purnawirawan Komisaris Besar (Kombes) polisi ini.










Siip wartakita..kami warga krosok salut..Dirgahayu R.I. ke-73