Percepat Pembangunan Daerah, Kodim Klaten Dan Pemkab Gelar KBMKB Di Beteng, Jatinom

Bupati Klaten Sri Mulyani membuka Karya Bhakti Mandiri Klaten Bersinar ke 17 Desa Beteng di lapangan desa setempat, Selasa (29/8/2023).

WartaKita.org – Bupati Klaten Sri Mulyani membuka Karya Bhakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) ke 17 Desa Beteng, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten di lapangan desa setempat, Selasa (29/8/2023).

Dalam kesempatan itu Bupati Klaten menyampaikan, KBMKB adalah program lokal daerah terpadu antara TNI dan Pemerintah Daerah yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah dengan sasaran pokok peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Oleh karena itu, sinergitas dan kemanunggalan antara jajaran Forkopimda, TNI, POLRI, Pemerintah Daerah dan masyarakat menjadi suatu keutamaan serta perwujudan persatuan dan kesatuan bangsa dalam membangun negeri.

“Saya berharap, melalui KBMKB ini, soliditas dan sinergitas antara jajaran Forkopimda, TNI, POLRI, Pemda, dan masyarakat juga dapat senantiasa terjalin erat, selama maupun setelah kegiatan ini berlangsung,” kata Bupati.

Sri Mulyani juga mengajak kepada semua pihak yang terlibat, baik jajaran TNI, POLRI, Pemerintah Desa, maupun masyarakat Desa Beteng untuk senantiasa memberikan dukungan demi kelancaran pelaksanaan kegiatan, serta bersedia untuk bekerja sama dan bergotong-royong.

Sedang Komandan Kodim 0723/Klaten Letkol Czi Bambang Setyo Triwibowo yang diwakili Kasdim Mayor Cba Joko Prasetyo menjelaskan, dipilihnya lokasi KBMKB di Desa Beteng ini dilatarbelakangi terbatasnya jalan perkebunan sehingga menghambat akses perkebunan dan perekonomian.

“Mari kita sukseskan bersama kegiatan fisik maupun non fisik, yang akan dilaksanakan mulai hari ini Selasa, 29 Agustus 2023 sampai dengan 26 September 2023 mendatang,” ajak Kasdim.

Sementara itu Pasiter Kodim 0723/Klaten Kapten Cba Budiyono dalam laporan menyatakan, sasaran pokok fisik KBMKB ini adalah betonisasi jalan sepanjang 976 meter, lebar 3 meter, dan tebal 12 centimeter, serta pembangunan talud sepanjang 210 meter, tinggi 50 centimeter, dan tebal 30 centimeter. Sedangkan sasaran non fisik meliputi Penyuluhan Wawasan Kebangsaan, Penyuluhan Narkoba, Pelayanan Posyandu, dan Pelayanan KB Kesehatan.

Pos terkait