Peduli Masyarakat, Paguyuban Bengkel Las “Prostex” Klaten Bantu Dana Untuk Pembangunan Masjid Al Fath Glagah, Birit

Paguyuban Bengkel Las “Prostex” Kabupaten Klaten menyerahkan bantuan dana kepada Panitia Pembangunan Masjid Al Fath Dukuh Glagah, Desa Birit, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten pada Minggu (4/2/2024).

WartaKita.org – Paguyuban Bengkel Las “Prostex” Kabupaten Klaten melakukan bakti sosial (baksos) di Masjid Al Fath Dukuh Glagah, Desa Birit, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten pada Minggu (4/2/2024).

Wakil Ketua Paguyuban Bengkel Las “Prostex” Kabupaten Klaten, Miftahudin menyampaikan, kegiatan bakti sosial seperti ini rutin dilakukan setiap tiga atau empat bulan sekali.

Bacaan Lainnya

“Sumber dananya dari iuran, jariyah, infak, dan sedekah dari teman-teman yang tergabung dalam Paguyuban Prostex,” katanya.

Miftahudin menyatakan, dalam baksos kali ini, mereka memberikan bantuan berupa dana untuk pembangunan Masjid Al Fath Dukuh Glagah.

“Harapannya, pertama, ada manfaat internal diantara rekan-rekan paguyuban untuk kekompakan dan kebersamaan. Kedua, untuk menanamkan nilai kepedulian secara umum. Ketiga, mudah-mudahan ini bisa menjadi bagian amal jariyah dari rekan-rekan yang punya aktifitas di perbengkelan. Dan keempat, semoga proses pembangunan masjid ini bisa segera selesai, dan dapat digunakan untuk kegiatan ibadah masyarakat,” ujarnya.

Koordinator baksos Paguyuban Prostex itu mengatakan, sampai sekarang, proses pembangunan Masjid Al Fath ini baru sekitar 30 persen. Atau baru pembangunan pondasi ditambah tembok setengah “jalan”,

“Tentu pembangunan masjid ini membutuhkan biaya. Kemarin kita sudah berkoordinasi dengan takmir masjid. Yang dibutuhkan adalah selain semen, karena sudah tercukupi. Karena kegiatannya masih sekitar pengecoran, maka dibutuhkan pasir dan split. Panitia tentu membutuhkan dana yang bisa digunakan secara fleksibel sesuai kebutuhan, agar pembangunan masjid bisa segera selesai,” terangnya.

Anggota Paguyuban Bengkel Las “Prostex” Kabupaten Klaten ikut bergotong royong menguruk pondasi Masjid Al Fath Dukuh Glagah, Desa Birit, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten pada Minggu (4/2/2024).

Sementara itu Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al Fath Dukuh Glagah, Hasan Sarno mengucapkan terima kasih atas bantuan dana yang diberikan Paguyuban Bengkel Las “Prostex” Klaten.

Alhamdulillah, semoga bantuan dana ini bisa membantu pembangunan masjid. Mudah-mudahan ini menjadi amal jariyah, berkah. Mboten lokak, ning malah tambah utawi kebak. Kita saling mendoakan, mugi-mugi sami lancar, sing pados rejeki nggih sami lancar, proses pembangunan masjid saget lancar. Bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bekal dunia akhirat,” ungkapnya.

Hasan Sarno menjelaskan, Masjid Al Fath ini berukuran panjang 13 meter dan lebar 7,8 meter. Pembangunan masjid membutuhkan biaya sekitar Rp590 juta. Sedang sumber dananya berasal dari swadaya masyarakat, donatur dari pihak luar, serta bantuan dari Arab Saudi.

“Modal awal pembangunan masjid sekitar Rp50 juta. Pembangunan masjid dimulai pada 2 Januari 2024 dengan peletakan batu pertama oleh Pak Camat, Pak Danramil, Pak Kapolsek Wedi, dan Pak Kepala Desa Birit. Targetnya, bisa rampung 5 bulan. Insya Allah, kalau bisa, dapat selesai sebelum Ramadhan,” jelasnya.

Sarno menambahkan, tanggapan warga sekitar atas pembangunan masjid ini sangat antusias.

“Warga semangat sekali. Masyarakat sangat mendukung. Bahkan juga dari warga lintas agama. Warga non muslim juga membantu. Semuanya ikut gotong royong,” ucapnya.

Untuk diketahui, Paguyuban Bengkel Las “Prostex” Klaten ini beranggotakan 62 bengkel las tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Klaten.

Pos terkait