Optimis, PPP Targetkan 13 Kursi DPRD Jawa Tengah, Raih 5 Kursi Dewan Klaten

Ketua DPW PPP Jawa Tengah, Masruhan Samsurie saat berorasi di acara peringatan Hari Lahir ke 51 PPP dan kampanye terbuka di Lapangan Akbar Desa Bulurejo, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten pada Minggu (4/2/2024).

WartaKita.org – Mendekati hari pemungutan suara Pemilu 14 Februari 2024, aura optimis menyelimuti Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Tengah.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Tengah, Masruhan Samsurie menargetkan, PPP bisa meraih 13 kursi DPRD Provinsi Jawa Tengah dan 5 kursi DPRD Kabupaten Klaten.

Bacaan Lainnya

Pernyataan ini disampaikan Masruhan Samsurie dalam acara peringatan Hari Lahir (Harlah) ke 51 PPP dan kampanye terbuka di Lapangan Akbar Desa Bulurejo, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten pada Minggu (4/2/2024),

“Setiap hari kita melakukan kampanye. Kampaye terbuka seperti di Klaten ini, kampanye dialogis, kampaye sosial, dan sebagainya. Semua ini kita lakukan dalam rangka mengejar target 13 kursi DPRD Provinsi Jawa Tengah pada Pemilu 2024 nanti. Untuk Dapil (Daerah Pemilihan) Klaten, Sukoharjo, dan Solo, saya optimis,” katanya.

Masruhan Samsurie menyatakan, untuk DPRD Kabupaten Klaten, pihaknya menargetkan 5 kursi.

“Saya dengar, perkembangan di Klaten sendiri itu targetnya 5 kursi DPRD kabupaten. Sekarang (kita punya) 2 kursi. Dan ini sangat rasional,” ujarnya.

Masruhan Samsurie menyampaikan, ada sejumlah alasan mengapa DPW PPP Jawa Tengah optimis bisa meraih target tersebut.

“Alasannya, kondisi internal (PPP) solid sekali. Sementara di tiga kali Pemilu yang lalu selalu ada masalah internal. Kali ini tidak ada masalah internal, solid sekali. Dan konsolidasi organisasi kekuatan PPP sudah kita mulai sejak dua tahun yang lalu. Serta sekarang ini, tingkat kedewasaan politik masyarakat sudah mulai meningkat, dimana partai Islam punya tempat di mata masyarakat. Khususnya di Klaten,” terangnya.

Masruhan pun mengapresiasi kebijakan yang dilakukan Pengurus Bersama Nahdlatul Ulama (PBNU) terkait Pemilu 2024 ini.

“Kebetulan kebijakan Nahdlatul Ulama (NU) adalah tidak memihak siapa pun. Kalau Pemilu-Pemilu yang lalu, NU identik dengan “partai sebelah”. Tetapi sekarang, Ketua PBNU menyatakan, NU tidak mendukung siapapun. Dan itu menguntungkan bagi kami (PPP),” ungkapnya.

Masruhan mengaku, selama ini penyumbang suara terbesar PPP adalah dari NU. Terutama di Pantura (Pantai Utara Pulau Jawa).

“Di situ NU kuat sekali. Dan itu menjadi penyumbang suara utama. Tetapi kalau di daerah Solo Raya, penyumbang suara utama dari warga Muhammadiyah,” tandasnya.

Terkait dukungan Capres – Cawapres, Masruhan menyatakan, DPW PPP tegak lurus dengan DPP (Dewan Pimpinan Pusat).

“Kita tegak lurus dengan DPP,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Klaten, Legiman dalam orasi mengemukakan, pihaknya optimis bisa meraih 5 kursi DPRD Kabupaten Klaten.

Inya Allah, kita bisa meraih 5 kursi. Dan Dapil 4 ini berpotensi meraih 2 kursi. Dengan catatan, kalau tenanan (sungguh-sungguh). Maka, kita harus tetap semangat untuk mengawal Pemilu sampai 14 Februari nanti, atau pada hari coblosan. Itu harus dikawal. Kita harus datang ke TPS dari jam 06.00 sampai jam 12.00,” pesannya.

Pos terkait