WartaKita.org – Umat Lingkungan Santo Natanael Kalitengah Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Kabupaten Klaten merayakan pesta nama pelindung lingkungan dengan berbagai kegiatan.
Mereka mengadakan lomba pada hari Sabtu – Minggu (24 – 25/8/2018), gotong royong membersihkan kebun Gereja Wedi (sebelah barat Balai Mandala) pada hari Kamis (28/8/2019) sore, dan Misa Syukur pada hari Jumat (29/8/2019).
Lomba yang dipertandingkan yaitu lomba voli untuk bapak, lomba pimpong untuk bapak dan OMK, lomba nyunggi tambir untuk ibu dan bapak, lomba rias diri sendiri tanpa cermin, lomba menyanyi dan pecah balon untuk PIA dan PIR.
Sedang Misa Syukur pesta nama pelindung Lingkungan Santo Natanael Kalitengah diadakan di gedung serbaguna milik Keluarga Siswo Ngatini di Dukuh Ngrahu, Desa Kalitengah pada Jumat (29/8/2019) malam. Misa yang dipimpin oleh Rama Y Winarto Pr dari Paroki Administratif Bayat ini dihadiri sekitar 120 orang.
Rama Winarto dalam homili mengajak umat untuk meneladan sikap dan semangat hidup Santo Bartolomeus atau Natanael.
“Umat agar selalu bersikap seperti Santo Bartolomeus atau Natanael, di mana tidak ada kemunafikan di dalam dirinya. Semangat hidup Santo Bartolomeus atau Natanael inilah yang harus dicontoh oleh umat,” kata rama.
Usai misa syukur dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan hiburan. Ada gerak dan lagu dari PIA dan pendamping OMK, goyang wayase dari bapak, ibu, dan OMK yang ikut lomba senam di Gereja Wedi, pembagian hadiah untuk juara lomba di lingkungan, dan pembagian hadiah doorprize.
Ketua Lingkungan Santo Natanael Kalitengah AF de Paula Futwembun berharap, kebersamaan dan keterlibatan umat dalam berbagai kegiatan dan pertemuan di lingkungan agar senantiasa dijaga dan dikuatkan.
“Kita harus saling menguatkan, saling memberikan suport satu dengan yang lain. Dan yang lebih penting lagi, kalau kita sering kumpul bersama, pasti iman kita akan selalu terjaga,” ucapnya.









