WartaKita.org – Sesuatu yang baik lagi mulia dilakukan oleh Pelatihan Pengelasan Leonardo Klaten (PPLK) di masa pandemi Covid-19 ini.
PPLK memberikan pelatihan pengelasan bagi warga kurang mampu yang berasal dari Kabupaten Klaten dan sekitarnya.
Dan menariknya lagi, semuanya gratis alias tidak membayar serupiah pun.
Kepala SMK Pangudi Luhur Leonardo Klaten Bruder Yohanes Bosco Purwanto, FIC dalam sambutan saat acara penyerahan sertifikat PPLK periode 1 dan 2 di aula sekolah setempat, Selasa (4/5/2021), menyampaikan, pelatihan pengelasan ini telah dilakukan dua kali.
Pada periode pertama diikuti oleh 15 peserta. Namun dalam perjalanan, ada 2 peserta yang mundur. Sedang pada periode kedua juga diikuti oleh 15 peserta. Jadi, ada 28 peserta yang dinyatakan lulus dan berhak menerima sertifikat.
“Pelatihan pengelasan ini dilaksanakan selama 5 minggu. 4 Minggu untuk teori dan praktek. Dan 1 minggu membuat proyek. Jadi waktu efektifnya ada 30 hari,” katanya.
Bruder Yohanes Bosco Purwanto, FIC menjelaskan, pelatihan pengelasan ini didukung penuh oleh para Bruder FIC yang ada di Belanda dan Bruder FIC Provinsialat Indonesia.
“Bruder FIC berkomitmen untuk membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan pendidikan dan keterampilan. Karena itu, kita mengadakan pelatihan pengelasan ini. Dan semuanya gratis. Karena seluruh dana dan kegiatan di-support oleh Bruder FIC di Belanda. Intinya, kita ingin berbagi untuk memperhatikan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Sedang Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klaten, Heru Wijoyo mengapresiasi pelatihan pengelasan yang diadakan oleh PPLK ini.
“Ini (pelatihan pengelasan) luar biasa. Ini adalah wujud nyata peran sekolah swasta dalam membantu pemerintah untuk meningkatkan keterampilan bagi masyarakat (Kabupaten Klaten). Apalagi dalam pelatihan pengelasan ini peserta tidak hanya diberikan ilmu dan keterampilan, tetapi juga attitude (sikap) dan karakter. Semoga para peserta pelatihan pengelasan ini nantinya bisa bersaing (di dunia kerja) dengan yang lain,” tandasnya.
Sementara itu Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Tengah, Setyo Subagyo menyambut baik pelatihan pengelasan yang pesertanya tidak hanya dari Kabupaten Klaten ini.
“Dalam pelatihan pengelasan ini, peserta dibekali pengetahuan, keterampilan, dan juga sikap. Ini penting. Karena itu saya berharap, dalam diri para peserta pelatihan tumbuh jiwa entrepreneur. Jadilah juragan-juragan (las) besar. Sebab, sekecil apapun usaha Anda, Anda akan jadi boss. Tetapi, setinggi apapun jabatan Anda di suatu perusahaan, maka Anda tetaplah jadi pekerja atau pelayan,” pesannya.
Terkait, Ketua Komite SMK Pangudi Luhur Leonardo Klaten Y Slamet Sariyanto berharap, para peserta pelatihan pengelasan ini dapat segera bekerja dan mengembangkan diri.
“Saya menaruh harapan besar kepada adik-adik ini (peserta pelatihan). Setelah dilatih 1 bulan, Anda harus dapat bekerja mandiri. Jadi, ada hasil dari pelatihan pengelasan ini. Biar dana dari Bruder FIC terus mengalir ke sini, dan mereka tidak kapok (untuk mengadakan pelatihan ini),” harapnya.

Sekadar diketahui, pelatihan pengelasan yang diadakan PPLK ini semuanya gratis. Peserta tidak hanya diberi ilmu dan keterampilan. Tetapi juga dibina sikap dan perilakunya. Peserta dilatih untuk memiliki karakter yang jujur, peduli, bertanggung jawab, dan sebagainya.
Setiap pagi, peserta diajak untuk berefleksi. Dan di sore harinya, peserta diminta untuk melihat kembali apa yang telah dilakukannya sepanjang hari ini agar hidup menjadi lebih bermakna.









