Lakukan “Estafet Kemanusiaan”, Kadarwati Bantu Panti Santunan Bakesos Muhammadiyah Klaten

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kadarwati memberikan bantuan kepada Panti Santunan Fakir Miskin Lansia Bakesos Muhammadiyah Klaten, Sabtu (13/11/2021).

WartaKita.org – Jangan lelah berbuat baik. Itulah motto hidup dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kadarwati.

Karena itu, usai melakukan ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Ratna Bantala Klaten dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Kadarwati langsung bersilaturahmi ke Panti Santunan Fakir Miskin Lansia Balai Kesejahtetaan Sosial (Bakesos) Muhammadiyah Klaten, Sabtu (13/11/2021).

Bacaan Lainnya

Di panti santunan tersebut, Kadarwati bersilaturahmi dengan pengelola dan warga panti, menyapa, melihat secara dekat, dan memberikan bantuan kepada panti yang berada di Kampung Krapyak, Desa Merbung, Kecamatan Klaten Selatan itu.

“Ini bagian dari “estafet gotong rotong kemanusiaan”. Karena itu, saya ingin mengenal lebih dekat dengan panti santunan ini. Pada kesempatan ini, saya juga membawa sembako, jarik, dan sedikit uang sebagai tanda tali asih. Saya mohon, jangan dilihat dari seberapa besar bantuannya. Tetapi ini adalah bentuk kepedulian, wujud kecintaan kita kepada panjenengan,” katanya.

Kadarwati menyatakan, kunjungannya ke panti santunan ini untuk mengenal secara dekat, sehingga mereka bisa lebih peduli kepada sesama.

“Kunjungan ini juga untuk mengingatkan kepada kita, bahwa nantinya kita juga akan menjadi sepuh (tua) seperti mereka. Sehingga kita lebih bisa merasakan perasaan yang sama. Kita bisa mengasah kepedulian kita, kasih sayang kita, sehingga kita bisa ikut berpartisipasi meskipun tidak seberapa. Kita berharap, kedepan ada perhatian dan kerjasama dari Pemerintah Daerah terhadap panti santunan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pengelola Panti Santunan Fakir Miskin Lansia Bakesos Muhammadiyah Klaten, Hardono Bahtiar Riyadi menyambut baik kunjungan silaturahmi dari Kadarwati ini.

“Terus terang, kami kaget. Kok pemberitahuannya (kunjungan) mendadak. Tetapi kami merasa bahagia sekali. Karena akan kerawuhan tamu agung. Ini sangat luar biasa. Artinya, kita melihat ada suatu silaturahmi antara tokoh masyarakat, anggota dewan (DPRD), dari komunitas-komunitas, dan sebagainya. Lha, ini membuat kita tidak merasa tersisihkan,” ucapnya.

Kadarwati berfoto bersama Pengelola Panti Santunan Fakir Miskin Lansia Bakesos Muhammadiyah Klaten, Sabtu (13/11/2021).

Hardono Bahtiar Riyadi menjelaskan, jumlah klien yang disantuni panti santunan ini ada 2 kategori, yaitu 27 pelajar miskin dan 30 lansia.

Pelajar miskin ini terdiri dari 20 anak SD, 5 pelajar sekolah lanjutan, dan 2 mahasiswa. Sedang untuk lansia, terdiri dari 5 orang yang tinggal di panti dan 25 orang non panti, atau tinggal di keluarganya masing-masing. Setiap bulan, mereka diberi santunan sembako.

“Lalu, dari mana sumber dana untuk menopang panti santunan ini? Ya, dari Allah yang menggerakkan para dermawan. Selain itu, kita juga punya amal usaha, seperti persewaan tenda, budidaya jamur tiram, ternak lele, persewaan kios (baru dalam tahap pembangunan), serta taman kuliner (perencanaan). Karena lahan kita ada. Ini untuk menambah pemasukan bagi panti santunan. Karena kita ingin bisa mandiri, dan tidak tergantung pada bantuan pihak lain,” jelasnya.

Pos terkait