Kembali Ke Permainan Tradisional, Pemkab Klaten Dan UST Yogyakarta Adakan Festival Dolanan Anak

Anak-anak sedang memainkan permainan tradisional pada festival dolanan anak di Lapangan Desa Gesikan, Kamis (15/8/2019).

WartaKita.org – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten yang didukung Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta menggelar festival dolanan anak di Lapangan Desa Gesikan, Kecamatan Gantiwarno, Kamis (15/8/2019).

Festival dolanan anak ini digelar dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) UST Periode I Tahun Akademik 2019/2020.

Bacaan Lainnya

Acara festival dolanan anak ini dihadiri Bupati Klaten Sri Mulyani, Rektor UST Yogyakarta Pardimin, Ketua Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UST Siti Rochmiyati, Camat Gantiwarno Lilis Yuliati serta unsur Muspika Gantiwarno. Juga hadir sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klaten.

Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutan mengapresiasi terselenggaranya festival dolanan anak yang melibatkan anak-anak Klaten tempat lokasi KKN mahasiswa UST Yogyakarta ini.

Bupati juga berterima kasih kepada Rektor UST Yogyakarta dan jajarannya serta mahasiswa UST Yogyakarta yang telah berkreasi dan berinovasi menggelar festival dolanan anak, sehingga anak-anak tidak terjebak dengan gadget.

“Dulu sepulang sekolah, anak-anak membantu orang tuanya ke sawah atau menggembala ternak milik orang tuanya. Namun sekarang, anak-anak banyak yang bermain gadget. Maka dari itu, melalui festival dolanan anak ini diharapkan anak-anak kembali kepada permainan tradisional yang dapat membentuk karakter anak seperti membangun rasa kebersamaan dan toleransi,” katanya.

Bupati Sri Mulyani juga mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN UST yang ikut memeriahkan Klaten Lurik Carnival (KLC) yang diadakan pada Sabtu (3/8/2019) untuk memeriahkan Hari Jadi ke-215 Kabupaten Klaten. Kontingen KLC Kecamatan Juwiring yang didukung mahasiswa KKN UST Yogyakarta berhasil sebagai juara III KLC dan akan tampil di Prambanan untuk menyambut tamu dari India, Thailand dan China.

“Karena itu, kerjasama antara Pemkab Klaten dan UST Yogyakarta ini ke depan agar dapat terus berlanjut demi membantu masyarakat Klaten yang lebih maju lagi,” ujarnya.

Sedang Rektor UST Yogyakarta Pardimin dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Klaten Sri Mulyani yang telah berkenan memberikan kesempatan mahasiswa UST Yogyakarta mengadakan KKN di Kabupaten Klaten.

UST Yogyakarta dalam membekali mahasiswanya selain melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi, juga melaksanakan Catur Darma Perguruan Tinggi yakni pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat ditambah peduli kebudayaan.

“Saat ini mahasiswa UST Yogyakarta ada lebih dari 11.000 yang menempuh pendidikan di lima fakultas dan program pascasarjana. Festival dolanan anak ini diselenggarakan untuk memperkenalkan berbagai dolanan anak yang dulu berkembang agar dapat dicontoh dan dimainkan oleh anak-anak sekarang,” ucapnya.

Sementara itu Ketua LP3M UST Yogyakarta Siti Rochmiyati dalam laporannya mengatakan, mahasiswa UST yang melakukan KKN di Klaten sebanyak 960 mahasiswa, dan dibagi ke tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Gantiwarno, Karangdowo, dan Juwiring.

Festival dolanan anak ini juga didukung oleh mahasiswa UST yang melakukan KKN di Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta.

“Dolanan anak yang diperkenalkan dan dimainkan anak-anak pada festival dolanan anak antara lain bakiak, egrang, dakon dan sebagainya. Pada acara tersebut juga dikenalkan tembang tradisional yang mengiringi dolanan anak seperti Suwe Ora Jamu, Cublak-Cublak Suweng, dan lainnya,” terangnya.

Menandai festival dolanan anak dilakukan pemukulan kentongan oleh Bupati Klaten Sri Mulyani yang diikuti Rektor UST Yogyakarta Pardimin dan jajaran pejabat yang hadir.

Pada acara tersebut, Bupati Sri Mulyani juga menyerahkan beasiswa kepada anak yatim piatu. Bupati beserta para pejabat juga berkesempatan main bakiak yang mendapat sorak sorai penonton serta tamu yang hadir.

Pos terkait