WartaKita.org – Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta bekerjasama dengan Pusat Pemberdayaan Disabilitas Mitra Sejahtera (PPDMS) Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul mengadakan pelatihan penggunaan android di Gunungkidul pada Sabtu (20/7/2019) dan Rabu (7/8/2019).
Pelatihan yang mengangkat tema “Optimalisasi Penggunaan Smartphone Android” ini diikuti 16 peserta yang berasal dari sejumlah kecamatan di Gunungkidul, yaitu Nglipar, Playen, Mengger, Ngaliyan, Nglorog, dan Semanu.
Pelatihan ini bertujuan untuk mendorong terciptanya pemanfaatan teknologi dalam pemasaran produk yang dihasilkan oleh PPD Mitra Sejahtera.
Dalam pelatihan ini, FTI UKDW Yogyakarta diwakili tiga orang dosen dari Program Studi (Prodi) Sistem Informasi, yakni Halim Budi Santoso, Argo Wibowo, dan Jong Jek Siang, serta dua orang dosen dari Prodi Informatika yakni Antonius Rachmat C dan Rosa Delima. Hadir juga dalam kegiatan ini 2 rekan mahasiswa yang mendampingi sebagai asisten.
Pelatihan ini disambut dengan antusias oleh para peserta. Pada kesempatan ini, tim dosen dari FTI UKDW Yogyakarta memaparkan mengenai penggunaan aplikasi jual beli online dan pemanfaatan media sosial, seperti facebook dan instagram untuk membantu berjualan secara online. Selain itu, materi lain yang disampaikan adalah pemanfaatan google maps.
Dengan adanya pelatihan ini diharapakan dapat membantu dalam pemasaran produk yang dihasilkan oleh masyarakat di PPD Mitra Sejahtera, sehingga produk yang dihasilkan dapat dipasarkan secara luas dan menjangkau masyakarat di tingkat nasional.
Sekadar diketahui, PPD Mitra Sejahtera adalah salah satu lembaga sosial pusat pemberdayaan penyandang cacat yang berlokasi di Nglipar, Gunungkidul. Organisasi ini memiliki visi untuk mampu memberdayakan anggotanya agar dapat menjadi lebih mandiri dan memiliki daya saing.
PPDMS memiliki 29 anggota anggota yang tersebar di beberapa daerah di Gunungkidul, khususnya Kecamatan Nglipar. Jumlah ini mungkin akan bertambah menjadi sekitar 600 orang, dimana belum semua penyandang disabilitas terdaftar di PPDMS.
Anggota PPDMS juga memiliki kegiatan bisnis dan menghasilkan beberapa produk. Salah satunya adalah telur asin dan keset jahit. Hasil dari produk olahan ini dipasarkan di beberapa daerah di Gunungkidul. PPDMS memiliki keinginan untuk meningkatkan hasil penjualannya melalui pemanfaatan teknologi infomasi untuk berjualan secara daring.









