WartaKita.org – Umat Lingkungan Santo Yusup Jebugan, Paroki Santa Maria Assumpta Klaten menggelar ibadat peringatan arwah orang beriman atau Sadranan Katolik di Balai RW 03 Desa Jebugan, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Minggu (3/11/2019).
Sadranan Katolik yang bertujuan untuk mendoakan para arwah ini sudah diadakan untuk ketiga kalinya.
Ibadat dihadiri oleh 67 umat, mulai dari anak-anak, orang muda, hingga orang tua. Sebelum ibadat dimulai, terlebih dulu dibacakan jiwa-jiwa yang akan didoakan oleh Marno dan Murni. Dan saat doa umat, keluarga secara bergantian mendoakan anggota keluarga yang telah dibacakan di awal ibadat tadi.
Ibadat dipimpin Prodiakon Paroki Klaten Anastasia Anny Sri Wahyuni.
Anastasia Anny dalam kotbahnya mengajak umat yang masih hidup ini untuk tidak lupa mendoakan anggota keluarga yang sudah meninggal. Mengapa kita perlu mendoakan mereka?
“Pertama, kemungkinan waktu anggota keluarga itu meninggal masih dalam keadaan berdosa. Kedua, mungkin jiwa mereka sampai saat ini masih ada di dalam Api Penyucian. Jiwa yang masih di api penyucian ini tidak membutuhkan handphone (HP), mobil mewah, makanan yang enak , dan sebagainya. Yang mereka butuhkan adalah doa,” katanya.
Prodiakon Anny menyatakan, dengan kuasa doa, Allah akan mengampuni dosa-dosa yang telah mereka perbuat. Dengan doa yang kita lakukan, jiwa mereka akan terhibur. Akan mempercepat jiwa mereka bisa bertemu dengan Allah. Dan mereka merasa masih dicintai oleh keluarganya.
“Cinta tidak bisa putus hanya karena kematian. Sejak kapan cinta itu harus dilakukan? Ya sejak dalam kandungan sampai di liang kubur,” ujarnya.
Mengakhiri ibadat, diadakan pemberkatan bunga yang akan ditaburkan di atas makam para leluhur.
Usai ibadat dilanjutkan acara “mamiri” atau makan minum ringan yang telah disiapkan panitia. Umat sangat menikmati suasana yang akrab dan menyenangkan ini.
Selanjutnya, dengan membawa keranjang bunga, umat menuju makam keluarga masing-masing untuk menaburkan bunga. Ada yang langsung menaburkan, namun ada pula yang menyertai doa secara pribadi.









