Jelang 100 Tahun, SDK Murukan Wedi Dapat Hadiah, Sekolah Akan Dibangun

Di usianya yang ke 100 tahun, SD Kanisius Murukan telah menghasilkan ribuan lulusan yang sekarang tersebar di seluruh Indonesia, dan bahkan dunia.

WartaKita.org – Kabar gembira bagi warga dan alumni SD Kanisius Murukan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten.

Menjelang di usianya yang ke 100 tahun pada 1 Januari 2022 mendatang, sekolah yang berada di Jalan KH Ahmad Dahlan Nomor 7 Dukuh Murukan, Desa Kalitengah ini mendapat “hadiah” dari Yayasan Kanisius Cabang Surakarta. Hadiahnya berupa pembangunan gedung sekolah tahap kedua.

Bacaan Lainnya

Pernyataan ini mengemuka pada rapat antara pihak sekolah dengan Komite Sekolah di SD Kanisius Murukan kampus barat, Sabtu (18/9/2021).

Rapat ini dihadiri Kepala SD Kanisius Murukan St Karyanto dan sejumlah guru wali kelas, serta perwakilan Komite Sekolah.

Kepala SD Kanisius Murukan St Karyanto dalam pengantar menyampaikan, pada 1 Januari 2022 mendatang, SDK Murukan genap berusia 100 tahun. Di usianya yang satu abad ini, SDK Murukan mendapat “hadiah” dari Rama Ketua Yayasan Kanisius Cabang Surakarta yaitu berupa pembangunan gedung sekolah tahap kedua.

“Dana yang dibutuhkan untuk pembangunan gedung sekolah ini sekitar Rp2,2 Milyar. Sedang dana yang tersedia di YKC (Yayasan Kanisius Cabang) untuk (pembangunan) SDK Murukan ada Rp200 juta, dan ditambah Rp200 juta dalam bentuk deposito. Jadi, jumlah dananya baru ada atau sudah ada Rp400 juta. Atau masih ada kekurangan Rp1,8 Milyar. Untuk kekurangan dananya akan dilakukan penggalangan dana oleh pihak sekolah dibantu Komite Sekolah,” katanya.

Dalam rapat itu, Komite Sekolah menyambut baik rencana pembangunan gedung sekolah tahap kedua ini.

Untuk penggalangan dana, Komite Sekolah mengusulkan sejumlah cara.

Pertama, setiap hari, anak-anak menyisihkan uang saku dan dimasukkan di kotak yang sudah tersedia di setiap kelas. Kedua, orang tua murid akan diberikan blangko untuk diisi sejumlah nominal yang akan diberikan dan diserahkan langsung ke sekolah atau bisa di titipkan ke wali kelas. Ketiga, donasi dari para alumni SDK Murukan.

Keempat, ada rencana pembuatan kaos “100 Tahun SDK Murukan Wedi”. Nantinya, laba dari penjualan kaos tersebut diserahkan ke pihak sekolah. Kelima, sekolah akan membuat proposal secara resmi bagi yang menghendaki penggalangan dana secara door to door. Keenam, Yayasan Kanisius juga akan mengadakan penggalangan dana yang melibatkan siswa atau sekolah di Yayasan Kanisius Cabang Surakarta.

Ketujuh, untuk alumni atau donatur yang ingin memberikan bantuan akan disediakan rekening untuk mempermudah penyaluran dana. Dan kedelapan, bagi yang ingin mencari dana secara door to door akan disediakan rekening yang sama dan kwitansi bagi yang ingin memberikan bantuan secara tunai.

“Intinya, semua elemen mulai dari guru, murid, orang tua murid, alumni, dan tim donasi diharapkan saling bersinergi guna mendukung program pembangunan SDK Murukan ini. Dan mulai minggu depan, anak-anak sudah bisa berbagi berkat dengan menyisihkan uang saku mereka setiap hari. Dan sekolah akan membuat surat edaran secara resmi,” ujar Komite Sekolah.

Sekadar diketahui, sekolah yang berdiri pada tanggal 1 Januari 1922 ini telah menghasilkan ribuan lulusan yang sekarang tersebar di seluruh Indonesia, dan bahkan dunia. Sampai sekarang, sudah banyak imam, bruder, suster, tokoh masyarakat, wirausaha, akademisi, profesional, orang sukses, dan lainnya yang diluluskan dari sekolah ini.

Pos terkait

1 Komentar

Komentar ditutup.