Ingin Bisa Baca Quran Secara Cepat? Belajarlah Di Bimbel Quran Rubaiyat

Tata Sutarya (kiri)

WartaKita.org – Memasuki bulan Ramadhan, perhatian umat Islam terhadap agama dan Alquran biasanya akan meningkat.

Nah, momentum yang baik ini ditangkap oleh Bimbel (Bimbingan Belajar) Quran Rubaiyat untuk melayani masyarakat yang ingin bisa membaca quran secara cepat.

Bacaan Lainnya

Karena itu, Bimbel Quran Rubaiyat akan melaunching program terbaru dari Bimbel Quran Rubaiyat pada bulan Ramadhan ini.

Pendiri Bimbel Quran Rubaiyat, Tata Sutarya di sela-sela mendampingi warga yang belajar “privat” membaca quran di Hotel Grand Tjokro Klaten, Sabtu (10/4/2021) menyampaikan, sebenarnya, program ini bukan baru. Karena program ini sudah dilakukan sejak tahun 2012.

Saat itu, mereka datang ke masjid-masjid, merekrut guru-guru ngaji, dan menyebarkan buku. Mereka juga menjual bukunya ke seluruh Indonesia. Dan alhamdulillah, sampai saat ini mereka sudah mencetak 200 ribu buku.

Dengan melihat pengalaman sejak tahun 2012 sampai sekarang, ternyata muncul trend, bahwa ada banyak warga yang ingin belajar baca quran. Kalau dulu, mereka mengajar dengan cara masuk ke rumah-rumah, ke masjid, dan gratis. Tetapi sekarang, warga ingin didampingi secara lebih profesional.

“Maka kita buat kelas-kelas di hotel, di kafe, dan sebagainya. Dan ternyata, mereka mau datang dan mau membayar. Tapi bukan berarti, lalu semuanya akan diarahkan berbayar. Kita tetap berkomitmen, yang gratis pun akan tetap dilayani. Karena jumlah peminatnya juga banyak,” katanya.

Owner Bimbel Quran Rubaiyat ini menyatakan, berdasarkan hasil survey dari Institut Ilmu Quran, ada 60 persen masyarakat yang beragama Islam yang tidak bisa baca quran.

Misalnya penduduk Indonesia ada 260 juta jiwa, dan 200 juta penduduknya beragama Islam, maka yang tidak bisa baca quran ada 120 juta jiwa. Termasuk di Klaten. Kalau penduduknya ada 1,3 juta, dan 1 juta penduduk beragama Islam, maka 600 ribu penduduknya tidak bisa baca quran. Itu jumlah yang banyak.

“Karenanya, mumpung ini (mau masuk) bulan Ramadhan, dimana perhatian terhadap agama dan quran biasanya akan meningkat, maka kita memanfaatkan momentum ini untuk melayani masyarakat yang mau belajar baca quran. Untuk itu, kita akan sediakan kelas-kelas, seperti di hotel, di kafe, dan kita juga melayani di rumah untuk belajar quran,” ujarnya.

Tata Sutarya menjelaskan, selama ini, Bimbel Quran yang beralamat di Jalan Kopral Sayom Gang Kinanti nomor 19 Kampung Jetak Kidul, Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten itu melayani sejumlah kelas.

Diantaranya kelas privat, kelas eksklusif, dan kelas online. Untuk kelas privat, pertemuan berlangsung 4 sampai 6 kali. Sedang untuk kelas eksklusif, belajar dari mulai pagi sampai sore, selesai sudah bisa membaca quran. Sementara untuk kelas online, juga 4 sampai 6 kali pertemuan.

“Sedang untuk tingkatan kelas, yaitu dari kelas nol (tidak bisa baca quran), kelas lanjutan (sudah bisa baca quran tapi ingin memperbaiki cara membacanya), serta kelas untuk menghafal dan memahami alquran,” terangnya.

Evi (kanan) sedang belajar baca quran.

Tata Sutarya menambahkan, sekarang ini sedang menjamur adanya rumah quran, rumah tanfidz, pondok tanfidz, dan sebagainya. Keberadaannya diperuntukkan bagi orang-orang yang punya kesempatan mondok.

“Tetapi kalau kami, melayani orang-orang yang tidak berkesempatan mondok. Jadi ingin belajar baca quran, tanpa harus mondok. Ingin hafal quran, tetapi tidak perlu mondok. Dan metode seperti ini kelitnnya belum ada,” tandasnya.

Tata memaparkan, keunggulan dari Bimbel Quran Rubaiyat ini pertama, menyajikan metode cepat. Bahkan mereka punya brand: 4 jam bisa baca alquran. Kedua, cara pengajaran yang dibikin asyik, menyenangkan, dan mudah. Dan ketiga, tampilan dan layanan bimbel quran ini sangat profesional.

“Ini bisa kita lihat dari bukunya yang dicetak secara eksklusif, dan tempat yang tidak sembarangan. Kita pilih di hotel, di kafe, atau di tempat lain yang nyaman. Kalau yang (bimbel) gratis, kita mengikuti mereka. Seperti di masjid, di rumah, dan sebagainya. Intinya, bebas saja,” terangnya.

Bimbel quran yang memiliki tagline solusi cepat belajar quran ini berencana akan me-launching program baru itu pada ramadhan ini. Dan sebelumnya, mereka sudah memperkenalkan program tersebut ke sekolah-sekolah.

Sementara itu Evi (32), warga Klaten mengaku senang bisa belajar baca quran di Bimbel Quran Rubaiyat ini.

“Saya sudah belajar (baca quran) dari jam 09.00. Selama ini saya baru bisa baca hurufnya saja. Tapi nggak hafal. Dan sekarang, insya Allah, saya yakin mulai bisa baca quran. Saya optimis bisa baca quran,” ucapnya.

Pos terkait