WartaKita.org – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Kadarwati melakulan reses di empat desa di dua kecamatan di Kabupaten Klaten, Selasa (17/5/2022).
Reses ini dihadiri para Kepala Desa dan Perangkat Desa, Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pengurus Ranting PDIP, Komunitas Srikandi serta undangan lainnya.
Kadarwati saat melakukan reses di Balai Desa Paseban, Kecamatan Bayat menyampaikan, setelah pandemi Covid-19 berangsur-angsur bisa dikendalikan, maka secara bertahap, masyarakat dibebaskan untuk melakukan kegiatan di tempat tempat umum. Meski begitu, warga tetap harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Seperti halnya dengan mudik pada Lebaran tahun 2022 ini. Pemerintah memberikan kelonggaran warga untuk melakukan mudik lebaran ke kampung halaman.
Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah ini menyatakan, berdasarkan survei dari Kementerian Perhubungan RI, ada sekitar 85 juta orang yang melakukan mudik Lebaran tahun ini.
Dari jumlah tersebut, sekitar 40 juta orang ingin naik kendaraan pribadi. Dan dari pemudik sejumlah itu, ada sekitar 25 juta orang yang mudik ke Jawa Tengah.
“Coba kita hitung, kalau ada 25 juta orang yang mudik ke Jawa Tengah, maka mereka butuh makan 75 juta piring sehari. Sehingga, dengan kedatangan pemudik ini, ekonomi akan menggeliat. Roda perekonomian akan bergerak,” katanya.
Dalam reses yang mengusung tema “Pertanian menjadi penggerak pemulihan ekonomi akibat pandemi yang berkepanjangan” ini, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Desa Jatipuro, Kecamatan Trucuk itu mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
”Masyarakat harus peduli terhadap lingkungan dan bumi dengan tidak membuang sampah sembarangan. Maka, mulai sekarang, kita harus mengurangi penggunaan plastik. Karena sampah plastik itu tidak dapat diurai oleh bakteri. Jadi tidak mudah hancur. Maka, mari kita kurangi penggunaan tas plastik saat berbelanja. Gunakan tas yang berbahan non plastik, yang bisa dipakai berulang ulang,” pesannya.

Reses ibu dari Ketua DPRD Kabupaten Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo ini disambut baik oleh warga Kecamatan Bayat.
Ketua PAC PDIP Kecamatan Bayat, Kristiyanto Budi Wirawan menjelaskan, reses Kadarwati di Desa Paseban ini diikuti oleh 9 perwakilan Ranting atau Desa, Relawan Pandanaran, dan Komunitas Srikandi. Sebelumnya, Kadarwati juga melakukan reses di Desa Kebon yang juga diikuti oleh 9 Ranting.
“Reses ini merupakan moment yang luar biasa. Setelah 2 tahun tidak ada kegiatan karena pandemi Covid-19, saat ini kita bisa berkumpul bersama untuk mengikuti reses yang diadakan Bu Kadarwati. Reses ini disambut dengan sukacita oleh warga,” ucapnya.
Dalam reses itu, Kristiyanto mengimbau hadirin untuk mengusulkan kegiatan yang belum terealisasi kepada Kadarwati. Seperti bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan sebagainya.
“Usulan-usulan itu harus dikomunikasikan dengan Pemerintah Desa, dan dimasukkan di SIPD. Karena semua bantuan yang turun akan melalui rekening desa,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Kadarwati memberikan paket sembako kepada mereka yang hadir. Paket sembako itu berisi minyak goreng, gula, dan beras yang diwadahi tas kain bergambar Kadarwati. Moment reses kali ini juga digunakan Kadarwati untuk berhalal bihalal.









