WartaKita.org – Credit Union Kridha Rahardja (CU KR) menggelar Pra Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku (TB) 2022 di Gedung Serbaguna Desa Sawit, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten pada Minggu (18/12/2022).
Pra RAT CU KR yang diikuti sekitar 120 peserta ini mengusung tema “Transformasi Credit Union untuk ekonomi berkelanjutan”.
Ketua Pengurus Credit Union Kridha Rahardja, Albertus Urip Haryanto dalam sambutan menyampaikan, tahun buku 2022 merupakan tahun pemberdayaan bagi CU KR. Dan sesuai dengan Visi Misi CU KR sebagai lembaga pemberdayaan, maka CU KR juga melakukan pemberdayaan dengan membentuk dan mengaktifkan kembali Komunitas Berbasis Anggota (KBA).
“KBA merupakan wadah bagi anggota untuk menjalin komunikasi, bertukar informasi, membangun jaringan, mengumpulkan kekuatan (seperti akses input produksi, pengetahuan, ide, teknologi, dan kekuatan lainnya), serta mengatasi masalah antara anggota-anggota masyarakat guna menciptakan masyarakat yang lebih berdaya dan sejahtera dalam arti luas,” katanya.
Albertus Urip Haryanto menyatakan, terbentuknya Komunitas Berbasis Anggota ini tidak terlepas dari kemauan untuk mengembangkan kekuatan dan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan dasarnya. CU KR berharap, dengan adanya KBA, anggota dapat mengembangkan potensinya dan membangun hidup sejahtera.
“Di tahun 2022 ini, CU KR telah melakukan beberapa pelatihan kewirausahaan yang harapannya dapat membantu perekonomian anggota. Karena melalui KBA dapat dilaksanakan pelatihan kewirausahaan sesuai kebutuhan anggota,” ujarnya
Usai sambutan dilanjutkan dengan paparan perkembangan Tempat Pelayanan (TP) Wedi yang dibawakan oleh Komite Diklat dan Pemberdayaan TP Wedi, Sri Muryadi.
Sri Muryadi menjelaskan, per 30 November 2022, jumlah anggota TP Wedi ada 1.169 orang. Terdiri dari 548 laki-laki dan 621 perempuan.
Selama tahun 2022 ini, TP Wedi telah mengadakan kegiatan pendidikan dasar 9 kali, finansial literasi 5 kali, kewirausahaan 3 kali, dan sosialisasi penyegaran 1 kali.
Sementara untuk rekrutmen anggota, TP Wedi berhasil menambah 54 anggota. Perinciannya, 134 orang masuk dan 80 orang keluar karena berbagai sebab dan alasan.

Sri Muryadi memaparkan, rata-rata pencapaian kinerja pelayanan keuangan CU KR TP Wedi adalah sebesar 96,62 persen. Terdiri dari aset Rp9.189.871.725 (99,01 persen), simpanan Rp8.358.866.286 (99,88 persen), pinjaman Rp6.082.884.300 (88,16 persen), pendapatan Rp825.971.658 (102,11 persen), beban Rp768.359.410 (103,55 persen) dan Sisa Hasil Usaha (SHU) Rp57.612.248 (434,45 persen).
Ia menambahkan, selama tahun 2022 ini, TP Wedi telah mencairkan klaim asuransi simpanan dan pinjaman kepada lima peserta. Dengan nilai klaim simpanan Rp8.835.300 dan klaim pinjaman Rp4.471.600.
Selain itu, TP Wedi juga telah mencairkan Klaim Rupoyo untuk membantu keluarga anggota yang meninggal dunia sebanyak empat orang.
Setelah paparan perkembangan TP Wedi dilanjutkan sosialisasi produk pelayanan oleh Manajer CU KR, Nurma Lestari. Dalam kesempatan ini, Nurma Lestari menjelaskan seputar produk padanan.
Selanjutnya, sesi usulan dan tanggapan dari peserta Pra RAT, paparan Panitia Pemilihan Pengurus dan Pengawas (P4) oleh A Alfrit Maryanto dan pemilihan perwakilan peserta untuk RAT CU KR TB 2022 yang rencananya akan di gelar di Yogyakarta pada 4 sampai 5 Maret 20223.










Mantap maju cukr tp wedi .lanjutkan