Dihadiri Sejumlah Pengurus Parpol, Suwanto Siap Nyalon Bupati, Wujudkan Klaten Yang Maju, Sejahtera Dan Bermartabat

Suwanto (baju merah berpeci hitam) berfoto bersama para pengurus parpol dan relawan pada acara deklarasi Calon Bupati Klaten di Desa Glagahwangi, Kecamatan Polanharjo, Rabu (12/6/2024) pagi.

WartaKita.org – Pengusaha sukses asal Dukuh Sidomulyo, Desa Glagahwangi, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Suwanto (63), mendeklarasikan diri sebagai Calon Bupati Klaten periode 2024 – 2029 melalui PDI Perjuangan (PDIP) pada Rabu (12/6/2024) pagi.

Deklarasi ini dihadiri sejumlah pengurus partai politik (Parpol) non parlemen (DPRD) di Klaten, warga PDIP, serta relawan pendukung dari 26 kecamatan.

Bacaan Lainnya

Pengurus partai politik yang hadir dalam deklarasi Cabup Suwanto ini diantaranya, Partai Garuda, Partai Hanura, Partai Gelora, Partai Buruh, Partai Perindo, Partai Prima, Partai Umat, dan sebagainya.

Suwanto, atau yang lebih akrab dipanggil Pakde Wanto ini merupakan putra asli daerah Klaten. Ia lahir di Klaten pada tanggal 11 Maret 1961. Suwanto adalah putra dari pasangan suami istri (pasutri) yang bernama Martodinomo dan Saminem.

Suwanto tertarik dengan dunia politik dimulai sejak remaja. Saat itu, ia bergabung ke Partai Demokrasi Indonesia (PDI) atau yang sekarang menjadi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hingga saat ini.

Suwanto adalah seorang pengusaha. Ia dikenal sebagai sosok yang sangat merakyat dan telah sukses menorehkan jejak yang mengesankan di dunia bisnis percetakan, pertambangan minyak, pertambangan minerba dan pariwisata.

Sejak dulu, ia dikenal sebagai tokoh masyarakat yang selalu memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Meskipun dalam perjalanan hidupnya Suwanto telah melalang jauh ke berbagai kota atau daerah, namun kini ia telah kembali ke kampung halamannya dengan tujuan yang mulia. Ia ingin membangun daerah kelahirannya yaitu Kabupaten Klaten agar semakin “Maju, Sejahtera dan Bermartabat”.

Suwanto (tengah) saat menyampaikan orasi politik pada acara deklarasi Calon Bupati Klaten di Desa Glagahwangi, Kecamatan Polanharjo, Rabu (12/6/2024) pagi.

Suwanto menyampaikan, ada sejumlah hal yang mendorong dirinya untuk maju mencalonkan diri sebagai Bupati Klaten.

“Kondisi Kabupaten Klaten yang terpuruk hingga angka kemiskinan menduduki peringkat ke 11 di Jawa Tengah mendorong saya untuk mendarmabaktikan diri bagaimana membangun Klaten lebih maju, sejahtera dan bermartabat,” katanya.

Suwanto menyatakan, ada satu terobosan yang akan ia lakukan untuk mengurangi beban masyarakat jika nanti mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP dan berhasil menenangkan Pilkada Klaten. Salah satunya adalah menghapus Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Klaten.

“Berdasarkan kalkulasi kami, pendapatan dari sektor PBB ini hanya sekitar Rp2,4 miliar dalam satu tahun. Nah, saya ingin menghapus atau menggratiskan PBB itu. Jika PBB itu digratiskan, maka harus ada pemasukan pengganti dari non APBD maupun APBN. Sumbernya ya dari dana CSR (corporate social responsibility) dari beberapa perusahaan yang saya kelola,” terangnya.

Suwanto mengatakan, tidak hanya menggratiskan PBB saja. Nantinya, pengelolaan sumber daya alam di lereng Merapi juga akan ditinjau kembali.

“Tujuannya agar pemegang izin pengelolaan sumber daya alam itu adalah (sebagian besar) warga Klaten. Sehingga masyarakat juga ikut merasakan keberadaan sumber daya alam di lereng Merapi itu,” ungkapnya.

Suwanto berharap, ia mendapat rekomendasi dari DPP PDIP sebagai Calon Bupati Klaten. Agar apa yang menjadi program dan keinginannya untuk menjadikan Kabupaten Klaten lebih “Maju, Sejahtera dan Bermartabat” bisa terwujud.

Pos terkait