Di FGD, Sukirno Ajak Warga Karanganom Bersatu, Jaga Ke-Indonesia-an

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Stephanus Sukirno berfoto bersama anggota Aliansi Karanganom Bersatu di sela acara FGD di Omah Sawah, Desa Candirejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten pada Sabtu (16/3/2024) sore.

WartaKita.org – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Stephanus Sukirno menggelar Focus Group Discussions (FGD) di Omah Sawah, Jalan RSI Klaten – Karanganom Km 4, Dukuh Kemiri, Desa Candirejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten pada Sabtu (16/3/2024) sore.

Acara FGD yang mengusung tema “Kesenian rakyat sebagai sarana sosialisasi” ini dihadiri sekitar 60 orang yang merupakan anggota dari Aliansi (Desa) Karanganom (Kecamatan Klaten Utara) Bersatu.

Bacaan Lainnya

Ketua Aliansi Karanganom Bersatu, Joko Rahmanto dalam sambutan mengucapkan terima kasih kepada Stephanus Sukirno yang telah berkenan mengadakan FGD bersama organisasinya.

“Semoga dengan FGD ini kita bisa saling menjalin silaturahmi,” katanya.

Sedang Pembina Aliansi Karanganom Bersatu, Jekri Supriyanto mengatakan, FGD ini merupakan pertemuan pertama kali dengan Stephanus Sukirno setelah Pemilu, 14 Februari 2024.

“Kita ikuti acara FGD ini dengan seksama. Setelah itu, kita baru buka puasa bersama. Kita dengarkan apa yang disampaikan Pak Sukirno. Semoga bermanfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Stephanus Sukirno saat menyampaikan materi FGD di Omah Sawah, Desa Candirejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten pada Sabtu (16/3/2024) sore.

Sementara itu Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Stephanus Sukirno menyatakan, FGD ini dikemas dalam sebuah pertemuan yang penuh persaudaraan.

“Pertemuan ini diadakan karena diantara kita sudah ada rasa. Panjenengan sudah di hati saya. Sehingga terlaksanalah kegiatan FGD ini,” katanya.

Mantan Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang ini pun mengajak Aliansi Karanganom Bersatu untuk bersatu.

“Saya mengajak semuanya untuk bersatu. Bukan hanya warga (Desa) Karanganom saja. Tetapi untuk seluruh Warga Negara Indonesia. Sebab tanpa persatuan dan kesatuan, kita tidak akan merdeka. Maka, kita juga perlu mendidik diri kita untuk bersatu,” pesannya.

Sukirno menambahkan, bangsa Indonesia mempunyai slogan: Bhinneka Tunggal Ika. Maka, paguyuban atau organisasi yang berlandaskan persatuan, juga dituntut untuk selalu bersatu.

“Jangan egois, atau mementingkan diri sendiri. Kita harus mementingkan kepentingan bersama. Kita harus selalu berpikir tentang ke-Indonesia-an,” tandasnya.

Dalam FGD ini, hadirin diajak untuk menyanyikan Lagu “Bhinneka Tunggal Ika” ciptaan Binsar Sitompul dan A. Thalib.

Acara FGD ini diakhiri dengan buka puasa dan foto bersama.

Pos terkait