WartaKita.org – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Arie M Farhan memberikan kelas edukasi mengenai akibat hukum dari judi online (judol) bagi Karang Taruna Dukuh Banjarejo, Desa Malangan, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada Jumat (9/8/2024).
Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro Semarang ini menyampaikan, Dukuh Banjarejo memiliki sumber daya manusia (SDM) yang baik, mulai dari pemuda dan pemudinya. Para pemuda-pemudi ini tergolong aktif dalam kegiatan di dukuh setempat.
Namun, adanya pemuda yang suka bermain judi online tidak membuat pemuda lainnya berani untuk mengingatkannya. Malah membuat mereka menjadikan judi online ini untuk mencari rejeki tambahan. Hal tersebut dapat terjadi karena kurangnya pemahaman mereka tentang akibat hukum dari judi online.
Sehingga adanya kelas edukasi mengenai akibat hukum dari judi online bagi generasi muda ini sebagai upaya untuk mencegah dan menghentikan ketergantungan generasi muda terhadap judi online.
“Kelas edukasi mengenai akibat hukum dari judi online kepada karang taruna ini dipilih sebagai salah satu program kerja. Karena kegiatan ini dapat menambah pengetahuan hukum kepada pemuda dan pemudi. Sehingga harapannya pengetahuan ini dapat diterapkan secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari. Agar generasi muda dapat menghindari judi online dan tidak terjerat hukum akibat judi online,” kata Arie.
Kelas edukasi yang diinisiasi Arie M Farhan ini mendapat tanggapan yang positif dari pemuda Dukuh Banjarejo.
Salah satu pemuda Dukuh Banjarejo, Ridwan mengatakan, program kerja ini sangat bermanfaat dan memberikan pandangan serta pengetahuan baru bagi mereka.
“Kelas edukasi ini memberikan pengetahuan dan pandangan yang baru khususnya untuk saya. Terima kasih telah mengadakan program yang bermanfaat. Semoga kami bisa menerapkannya dan mencegah (judi online) untuk di kemudian hari,“ ujar Arie.
Untuk diketahui, kelas edukasi mengenai akibat hukum dari judi online ini adalah salah satu upaya preventif untuk menghentikan ketergantungan judi online bagi pemuda-pemudi Dukuh Banjarejo.
“Tim KKN Universitas Diponegoro berharap, dengan adanya kelas edukasi ini dapat menambah wawasan dan pemahaman atas hukum yang ada di Indonesia bagi para pemuda-pemudi di Dukuh Banjarejo,” harap Arie.









