Bantu Sesama, Komunitas Pesepeda Klaten Bagikan Sembako Di Gunungkidul

H Wiratama Sujito bersama pesepeda lainnya saat membagikan bantuan sembako dan uang kepada warga Dukuh Watu Lawang, Minggu (22/8/2021) siang.

WartaKita.org – Ratusan warga Dukuh Watu Lawang, Kelurahan Watu Gajah, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul yang terdiri dari pria dan wanita, dari anak-anak sampai lanjut usia merasa senang dan bahagia pada Minggu (22/8/2021) siang. Mengapa?

Karena secara tiba-tiba, mereka mendapatkan bantuan berupa sembako dari kelompok atau komunitas pesepeda Kabupaten Klaten.

Bacaan Lainnya

Warga menerima sembako yang berisi beras, minyak goreng, gula, dan lainnya. Dan khusus untuk anak-anak yatim piatu dan warga lanjut usia juga mendapatkan sejumlah uang. Para pesepeda ini juga memberikan hadiah khusus untuk puluhan anak.

Para goweser yang disponsori oleh H Wiratama Sujito (56) ini juga membantu renovasi masjid setempat.

Ketua RT 07 Dukuh Watu Lawang, Sutiyo menyampaikan, kabar gembira bahwa warganya akan mendapat bantuan tanpa syarat ini baru disampaikan sekitar pukul 10.00 WIB saat warga sedang bergotong-royong.

Oleh Sutiyo, kabar gembira ini sengaja disampaikan ke warga sekitar 2 jam sebelum pelaksanaan kegiatan agar mereka lebih senang.

“Sengaja saya sampaikan mendadak agar menjadi kejutan,” katanya.

Sutiyo mengatakan, awalnya, mereka yang akan mendapatkan bantuan sembako hanyalah warga RT 07. Namun ternyata, bisa meluas ke sebagian warga RT 08 dan RT 06 yang berdekatan dengan RT 07.

Sedang Sakiman, salah seorang warga RT 07 menyatakan, warga yang menerima bantuan dadakan ini merasa terharu. Bahkan sebagian warga tidak bisa menahan haru hingga menitikkan air mata.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan sembako ini. Kami mendoakan agar orang-orang yang peduli kepada “wong cilik” seperti kami ini mendapat berkah dan dimudahkan segara urusannya,” ujar Sakiman sambil berlinang mata.

Sementara itu H Wiratama dalam sambutan menandaskan, bantuan yang diberikan kepada warga yang membutuhkan ini tidak adak embel-embelnya apapun. Seperti untuk mencari nama atau bermuatan politik.

“Kami sungguh tanpa pamrih, hanya ingin berbagi. Karena kami hanya diberi dari Allah, untuk kami salurkan kepada yang membutuhkan,” tegasnya.

Ayah dua anak dan dikaruniai seorang cucu ini berharap, orang-orang yang berkelimpahan rezeki juga sudi berbagi untuk sesamanya.

Sejumlah perwakilan kelompok atau komunitas pesepeda Klaten menghadiri kegiatan pembagian sembako di Dukuh Watu Lawang, Minggu (22/8/2021) siang.

Sekadar diketahui, kegiatan dadakan ini berawal ketika para pesepeda melintas di kawasan Gedangsari, Gunungkidul atau yang terkenal dengan tanjakan ekstrim Clongop. Para goweser selain berotot cukup kuat, juga dituntut ekstra hati-hati khususnya ketika menuruni bukit yang curam itu. Rem sepeda harus yakin bagus supaya tidak nyelonong ke kiri atau kanan jalan dimana terdapat jurang yang dalam.

Wiratama yang tinggal di Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten ini terketuk hatinya untuk berbagi sesuatu yang berguna bagi warga yang memerlukan di sana.

Wiratama yang gemar mengayuh sepeda ini  adalah seorang pengusaha kelapa sawit di Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara. Ia sering mondar-mandir dari Klaten ke Sumatera Utara. Karena pandemi Covid-19, Wiratama tinggal di Wedi selama beberapa bulan.

Pada acara berbagi kemarin, sejumlah pesepeda juga hadir mewakili kelompok atau komunitasnya. Grup Santa Anna Gowes dan Grup Ngudi Waras diwakili Yoseph Suhirno. Grup Ngudi Saras diwakili Wilis Sumarsono, Grup Youtuber Sepeda Indonesia (YSI) diwakili Afis, dan Grup Ngudi Laras diwakili Anggoro.

Sebelumnya, acara berbagi kasih seperti ini juga pernah dilakukan di Desa Burikan (Kecamatan Cawas), Desa Randulanang (Kecamatan Jatinom), Kecamatan Karangnongko, Desa Pandes (Kecamatan Wedi), serta di Kabupaten Wonosobo.

 

Pos terkait

1 Komentar

Komentar ditutup.