Apapun Masalahnya, Petani Kalikotes Diminta Tetap Semangat Bekerja Untuk Menjaga Ketahanan Pangan

Pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan Kecamatan Kalikotes saat mengadakan pertemuan rutin di aula Balai Desa Gemblegan, Kanis (25/1/2024).

WartaKita.org – Pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten mengadakan pertemuan rutin di aula Balai Desa Gemblegan, Kamis (25/1/2024).

Pertemuan rutin ini dihadiri Sub Koordinator Penyuluh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten Anjar, Camat Kalikotes Kliwon Yoso, Kepala Desa Gemblegan Waloya, Pengurus KTNA Kecamatan Kalikotes, Koordinator Penyuluh pada Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kalikotes Yohana, dan lainnya.

Bacaan Lainnya

Ketua KTNA Kecamatan Kalikotes Tentrem Priyo Sudarmo dalam sambutan mengatakan, pertemuan rutin ini merupakan kesepakatan Pengurus KTNA Kecamatan Kalikotes.

“Dalam pertemuan rutin KTNA ini, para petani bisa bersilaturahmi, saling bertukar informasi, dan menyampaikan berbagai permasalahan dan keluhan yang dialami petani. Seperti adanya informasi mengenai berkurangnya alokasi pupuk bersubsidi untuk petani di Kecamatan Kalikotes. Masalah-masalah seperti ini harus disikapi dan dicarikan solusinya,” katanya.

Sedang Kepala Desa Gemblegan Waloya menyatakan, ia merasa terharu ketika melihat bapak-bapak yang usianya semakin matang (tua) tetapi masih bersemangat bertani.

“KTNA berperan serta dalam memberikan kontribusi untuk meningkatkan hasil pertanian di desa masing-masing. Apalagi 20 persen dari Dana Desa bisa digunakan untuk ketahanan pangan, pemberian bibit, dan sebagainya. Maka saya memberi apresiasi kepada bapak-bapak yang mempunyai gagasan untuk meningkatkan hasil pertanian,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Kalikotes Kliwon Yoso mengapresiasi semangat para petani di Kalikotes. Karena di usianya yang matang, mereka masih bersemangat untuk mau menghadiri pertemuan KTNA.

“Ini menjadi dorongan bagi kita untuk terus maju. Begitu pula dengan pertanian di Kecamatan Kalikotes, juga harus bisa maju. Kalikotes bisa menjadi swasembada pangan.

Suasana pertemuan rutin yang diadakan Pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan Kecamatan Kalikotes di aula Balai Desa Gemblegan, Kanis (25/1/2024).

Kliwon Yoso mengatakan, tanah di wilayah Kecamatan Kalikotes ini relatif subur. Walaupun ada tanah yang tadah hujan.

“Dengan kegigihan panjenegan, saya yakin, ketahanan pangan di Kalikotes bisa berlanjut. Dan ini sudah terbukti. Meski diterpa badai, hujan, panas, panjenengan tetap gigih, dan semangat bekerja,” tandasnya.

Terkait, Sub Koordinator Penyuluh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten Anjar menambahkan, pertemuan rutin KTNA seperti ini menjadi ajang yang baik bagi para petani. Karena dalam forum ini, bisa dirembug berbagai hal kaitannya dengan kepentingan pertanian.

“Misalnya soal pupuk bersubsidi. Alokasi pupuk bersubsidi ini memang harus diatur. Karena kalau tidak diatur, bisa terjadi “perang” di siang hari. Pengaturan alokasi pupuk bersubsidi ini dimaksudkan agar bisa tepat sasaran,” terangnya.

Ada sejumlah “keluhan” yang disampaikan petani pada pertemuan rutin KTNA Kalikotes itu. Diantaranya terkait alokasi pupuk bersubsidi yang terus menurun.

“Banyak petani mengeluh, alokasi pupuk bersubsidi turun sampai 50 persen. Akibatnya, saya sering “dikomplain” oleh para petani. Padahal, ini sudah alokasi dari sana (Pemerintah). Dan kita tidak bisa mengambil kebijakan apa-apa. Ya, kita jadi bingung,” ucap Slamet Widodo, petani Kalikotes.

Pos terkait