WartaKita.org – Ideologi Pancasila merupakan inti sari dari nilai-nilai luhur yang dipegang dan dijalankan oleh nenek moyang bangsa Indonesia. Kemudian oleh pendiri bangsa Indonesia, Bung Karno nilai-nilai luhur tersebut dielaborasi menjadi lima sila yang saat ini dikenal sebagai Pancasila.
Pernyataan ini disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Dapil 7 (Klaten, Sukoharjo, Surakarta) Kadarwati pada acara Focus Group Discusion yang diadakan di Gedung Sadewa Dukuh Jatipuro, Desa Jatipuro, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Kamis (25/1/2024) sore.
“Pada setiap sila dalam Pancasila itu dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari hari agar bangsa Indonesia ini tetap memiliki jiwa dan semangat nasionalisme, kebangsaan dan kekeluargaan yang berkeadilan,” katanya.
Focus Group Discusion yang mengusung tema “Manifestasi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara” ini dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, sejumlah Komandante (Caleg) DPRD Kabupaten Klaten dari PDI Perjuangan, Kepala Desa Jatipuro Tulus Nugroho, Pengurus Anak Cabang (PAC), Pengurus Ranting PDIP se Kecamatan Trucuk dan undangan lainnya.
Kadarwati menjelaskan, Focus Group Discusion ini bertujuan agar masyarakat lebih mengerti dan memahami secara mendalam ideologi Pancasila dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
”Para Ketua RT, Ketua RW, Pengurus Ranting, PAC ini adalah orang yang ditokohkan di wilayahnya. Maka diharapkan, dengan mereka mengikuti Focus Group Discusion yang membahas tentang ideologi negara Pancasila ini, nantinya mereka kemudian menularkan apa yang didapatkannya kepada warga masyarakat di sekitarnya,” jelasnya.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan ini menerangkan, Pancasila adalah pendorong dari sikap kegotongroyongan warga, persatuan dan kesatuan bangsa, serta toleransi dalam kehidupan beragama di dalam masyarakat.
”Nilai nilai toleransi beragama, kemanusiaan, kekeluargaan dan persatuan, musyawarah untuk mufakat dan keadilan dalam bermasyarakat berbangsa dan bernegara itulah Pancasila. Dan sebagai ideologi negara ini sudah final,” tandasnya.

Sedang Ketua DPRD Kabupaten Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyatakan, acara reses DPRD Provinsi Jawa Tengah yang diisi dengan Focus Group Discusion ini menjadi sesuatu yang spesial. Hal ini karena pelaksanaan Pemilu 2024 tinggal sekitar tiga minggu lagi.
“Ini adalah fase-fase akhir. Maka sebagai struktural partai dan kader PDIP, kita harus all out bergerak. Ibarate, gas pol rem blong. Tekanan kepada kita memang luar biasa. Tetapi, dadi PDIP aja wedi. Jangan gentar karena ada Ganjar. Jangan takut karena ada Mahfud. Pastikan PDIP menang, lalu kita syukuran,” tandasnya.
Sementara itu Kepala Desa Jatipuro Tulus Nugroho mengucapkan terima kasih kepada Kadarwati yang telah mengadakan Reses I di tahun 2024 di Desa Jatipuro.
“Bu Kadarwati ini sudah memberikan banyak bantuan aspirasi di desa-desa di Kecamatan Trucuk. Maka, monggo kalau masyarakat mau menyampaikan aspirasi dan usulannya. Yang penting, harus berkoordinasi dengan kepala desa. Karena usulan itu harus masuk di aplikasi atau sistem e Rembug. Kalau usulan itu nggak masuk di e Rembug, itu nggak bisa. Setelah itu usulan baru dibahas di Musrembangdes, dan dimasukkan di RKPDes,” terangnya.









