Anak Lakukan “Praktek” Langsung, Agar Pesan Sarasehan Adven Lebih Mudah Tersampaikan

Anak-anak PAUD Santa Theresia Wedi saat “praktek” membuat donat bulat.

WartaKita.org – Anak-anak PAUD Santa Theresia Wedi, Kabupaten Klaten mengikuti sarasehan kedua masa Adven yang diadakan di sekolah sebelum penerimaan raport.

Pada pertemuan yang kedua ini anak diajak untuk “menjadi terang, garam, dan ragi Kristus”.

Bacaan Lainnya

Kepala PAUD Santa Theresia Wedi, Suster M Margaretha AK menyampaikan, agar tema sarasehan kedua ini dapat dimengerti dengan lebih mudah oleh anak-anak, maka para murid diajak praktek langsung dan melihat proses pencampuran tepung, gula, garam, dan telor.

“Caranya, ragi (di sini) diganti dengan telor, gula, dan garam. Maka, agar anak-anak bisa merasakan hasil dari percampuran dari tepung, telor, gula, dan garam ini, mereka diajak untuk berlomba nguleni atau mencampur tepung dengan telor, gula, dan garam sampai merata. Lalu adonan itu dibuat bulatan-bulatan kecil berbentuk donat,” katanya.

Suster Margaretha menambahkan, setelah itu, pendamping (guru) mengajak anak-anak untuk menggoreng donat tersebut. Setelah matang, anak-anak diajak makan bersama hasil ulenan atau percampuran tepung, telor, gula, dan garam yang sudah berbentuk donat itu.

“Lalu, anak-anak ditanya bagaimana rasanya donat? Dan anak-anak diajak untuk membandingkan rasa antara tepung yang belum dicampur dengan tepung yang sudah menjadi donat yang digoreng,” ujarnya.

Suster mengatakan, refleksi dari pertemuan ini adalah anak-anak diajak untuk membuat sesuatu atau menjadi seperti gula atau garam atau telor yang memberi rasa pada tepung.

“Contoh dalam kehidupan sehari-hari adalah belajar menjadi teman yang baik, berbagi kebaikan, dan lain-lain,” terang suster.

Pos terkait