Alumni SMAN 2 Klaten Dukung ABY-HJT, Jarot: Kita Pilih Pemimpin Yang Berkarakter

Perwakilan alumni SMAN 2 Klaten dari berbagai tahun lulusan mendeklarasikan dukungan kepada pasangan ABY-HJT, Minggu (4/10/2020) malam.

WartaKita.org – Elemen masyarakat Kabupaten Klaten yang bersimpati dan mendukung pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Klaten periode 2020-2024, Arif Budiyono (ABY) dan Harjanta (HJT) terus bermunculan.

Salah satunya dari alumni SMA Negeri 2 Klaten, tempat ABY dulu menuntut ilmu.

Bacaan Lainnya

ABY tercatat sebagai alumni SMA Negeri 2 Klaten lulusan tahun 1990.

Alumni SMAN 2 Klaten dari berbagai lulusan mendeklarasikan dukungan kepada pasangan ABY-HJT di Café Loji Gondang, Minggu (4/10/2020) malam.

Perwakilan alumni SMAN 2 Klaten, Prijatmoko alias Jarot dalam sambutan mengatakan, Pilkada adalah ajang bagi warga masyarakat untuk memilih pemimpin. Dan dalam memilih pemimpin, belakangan ini ada kecenderungan, warga mulai mengesampingkan latar belakang dan partai politik pendukung dari paslon tersebut.

“Kata kunci dari pemimpin adalah soal leadership atau kepemimpinan. Maka, yang namanya karakter (dari pemimpin) itu menjadi yang terpenting. Nah, kalau diibaratkan ayam jago, Mas ABY ini adalah ayam jago perpaduan Bangkok dan Vietnam. Jago yang pukulannya hebat, dan daya tahannya kuat. Dan sejauh yang saya kenal, Mas ABY ini orangnya baik,” katanya.

Jarot menambahkan, dalam sejarah kepemerintahan di Kabupaten Klaten, belum pernah ada Bupati Klaten yang berasal dari SMAN 2 Klaten. Karena itu, kesempatan untuk menjadikan Bupati Klaten yang berasal dari SMAN 2 Klaten sangat terbuka pada Pilkada 2020 ini.

“Terus terang, kami (alumni SMAN 2 Klaten) sangat bangga kepada Mas ABY yang berani bertarung di Pilkada Klaten ini. Maka, kami siap membantu dan mendukung Mas ABY. Kami siap membuat networking (jaringan) untuk memenangkan Mas ABY dan Pak HJT,” tandasnya.

Sedang Arif Budiyono dalam perkenalan dan orasi politiknya menyampaikan, sebenarnya, Kabupaten Klaten memiliki potensi sumber daya manusia, sumber daya alam, dan daya tarik investasi yang luar biasa.

“Tetapi, mengapa Kabupaten Klaten mengalami “kesengsaraan” yang luar biasa? Ini karena ada “kolonialisasi” yang terstruktur. Klaten mengalami stagnasi. Maka, kita (ABY-HJT) mempunyai jargon: stop dinasti. Waktunya alumni SMAN 2 Klaten menjadi bupati,” tegas dosen di beberapa perguruan tinggi ini.

ABY menyatakan, dalam 15 tahun terakhir ini, hampir semua sektor di Klaten tidak berjalan. Mengapa? Karena pemimpinnya tidak memahami prinsip penataan dasar. Pemimpinnya tidak menguasai tata ruang dan peruntukan.

“Akibatnya, masih banyak masyarakat yang miskin, rumah yang reyot, jalan yang rusak, dan lainnya. Untuk itulah, kami maju di Pilkada ini. Kami ingin membuat Klaten menjadi kabupaten terbaik di Indonesia,” ucap Kepala Pemantauan Jalan Raya se Indonesia ini.

Dalam deklarasi dukungan ini, alumni SMAN 2 Klaten dari berbagai tahun lulusan siap mendukung dan memenangkan pasangan ABY-HJT dalam Pilkada Klaten tahun 2020 dengan kemenangan yang terhormat dan bermartabat.

Pos terkait