WartaKita.org – Misdinar atau Putra-Putri Altar Santo Tarcisius Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Kabupaten Klaten rutin melakukan pertemuan setiap hari Minggu di Gereja Paroki Wedi pukul 10.30 WIB. Misdinar mengikuti pertemuan ini dengan antusias dan penuh semangat.
Materi yang disampaikan pada pertemuan ini bervariasi untuk setiap minggunya. Seperti pertemuan yang diadakan pada Minggu (19/1/2020) itu. Pertemuan misdinar diisi dengan evaluasi tugas dalam seminggu, pembagian tugas untuk seminggu kedepan, dan juga bermain games.
Namun ada yang “istimewa” pada pertemuan kali ini. Pengurus memberikan gift kepada sejumlah anggota misdinar yang aktif dan rajin bertugas selama tahun 2019. Misdinar terajin adalah Yohan, Nathan, Amel, Orin, dan Lauren.
Selain itu, pengurus juga memberikan gift kepada beberapa anggota misdinar yang telah “berjasa” besar sewaktu Misa Kudus, yaitu Cinta dan Vincen. Meski mereka belum begitu mengerti tentang Wirug, mereka berani ambil risiko dengan siap bertugas “Wirug” pada waktu Misa Sabtu Sore. Semua itu mereka lakukan karena semangat pelayanan kepada Tuhan.
Setelah pembagian gift, pertemuan dilanjutkan dengan latihan membunyikan beberapa alat liturgi yaitu klinting dan gong dan diakhiri dengan doa penutup.
Sie Liturgi Misdinar Paroki Wedi, Tyas dan Rosa menyampaikan, pengurus sengaja menyisihkan 1 kali pertemuan dalam sebulan untuk difokuskan pada belajar liturgi. Misalnya, saat ini para misdinar diajak untuk membunyikan klinthing dan gong secara baik dan benar. Tujuannya untuk meminimalisir kesalahan yang terjadi saat bertugas pada Perayaan Ekaristi.
“Kami tidak mau ada sedikit kesalahan yang dilakukan misdinar saat bertugas. Karena akan mengurangi kekhidmatan Perayaan Ekaristi. Semoga dengan belajar bersama tentang liturgi ini dapat membantu para misdinar lebih mengenal liturgi secara mendalam,” ucap mereka.








