WartaKita.org – Indonesia tidak memberangkatkan jamaah haji selama dua tahun terakhir ini karena masih dalam situasi pandemi covid-19 yang belum mereda. Sementara antusias umat Islam untuk berangkat haji semakin besar.
Untuk mengobati rasa rindu Baitullah dan pahala haji dan umroh, jamaah Masjid At-Tauhid Kampung Sumberagung, Kelurahan Barenglor, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten melakukan sholat syuruq di masjid.
“Hal ini dilakukan mengingat ada nasehat dari Rasulullah SAW. Agar kita mendapatkan pahala haji dan umrah yang sempurna, maka bisa dilakukan dengan menjalankan sholat syuruq,” kata H Munawar Hasani, Imam Masjid At-Tauhid Kampung Sumberagung, Minggu (6/6/2021).
Munawar Hasani mencontohkan hadist dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu berkata, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda, “Barangsiapa yang sholat Subuh berjamaah, lalu duduk berdzikir (mengingat) Allah sampai matahari terbit, kemudian sholat dua rakaat, maka baginya pahala seperti pahala haji dan umrah, yang sempurna, sempurna, sempurna.” (HR. Tirmidzi)
Menurut Munawar Hasani, hadits yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan duduk menetap di tempat sholat, setelah sholat shubuh berjamaah, untuk berzikir kepada Allah sampai matahari terbit, kemudian melakukan sholat dua rakaat (sholat Isyraq).
“Sholat isyroq dilakukan sebanyak dua raka’at. Gerakan dan bacaannya sama dengan sholat-sholat lainnya,” ujarnya.
Munawar Hasani menjelaskan, sholat ini disyariatkan bagi orang yang melaksanakan sholat jama’ah shubuh di masjid lalu ia berdiam untuk berdzikir hingga matahari terbit, lalu ia melaksanakan sholat isyroq dua raka’at.
“Ketika berdiam di masjid dianjurkan untuk berzikir. Zikir di sini bentuknya bisa dengan membaca Alquran, membaca zikir, atau lebih khusus lagi membaca zikir pagi,” jelasnya.
Munawar menyatakan, waktu sholat isyroq sebagaimana waktu dimulainya sholat dhuha yaitu mulai matahari setinggi tombak, sekitar 15-20 menit setelah matahari terbit.
“Semoga Allah memudahkan kita untuk selalu menghidupkan sunnah yang mulia ini,” ucapnya.
Di Masjid At-Tauhid, sholat syuruq memang sudah dilakukan sejak beberapa bulan yang lalu setiap Ahad pagi.
Namun pasca Ramadhan ini, sholat syuruq dilakukan setiap hari yang dimulai dengan sholat tahajut terlebih dahulu sekitar pukul 03.00, kemudian sholat subuh, dan dilanjutkan sholat isyraq atau sholat syuruq yang diikuti jamaah masjid setempat. Setelah sholat syuruq selesai diteruskan dengan sarapan pagi bersama yang telah disiapkan oleh ta’mir masjid.









