WartaKita.org – Anak-anak putri Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Reksa Putra Kampung Resonegaran, Kelurahan Terban, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta membuat karya berupa pewarnaan shibori pada Minggu (6/6/2021).
Kegiatan ini dilakukan untuk mengisi waktu luang dan menghilangkan rasa jenuh di tengah pandemi covid-19.
Shibori merupakan teknik pewarnaan kain dari Jepang yang berkembang di Indonesia. Teknik ini banyak dipakai karena penerapannya yang mudah dan bahan yang digunakan simple serta tidak sulit dicari.
Kegiatan pelatihan ini diberikan untuk membuat anak- anak lebih aktif, terampil, dan mencintai karya seni yang mereka ciptakan sendiri. Dan juga untuk membangun minat dan bakat anak-anak, serta memberikan ketrampilan baru bagi mereka.
Dalam kegiatan ini, anak-anak belajar memadukan warna pada kain mori yang sudah disiapkan. Mereka juga belajar bagaimana melipat kain supaya menghasilkan corak yang mereka inginkan. Kain dipotong seukuran dengan sleyer. Tujuannya supaya kain dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Bahan yang digunakan dalam pewarnaan ini antara lain kain mori, water glass, dan pewarna kain. Bahan-bahan ini sangat mudah diaplikasikan pada kain dan ramah lingkungan.

Untuk tekniknya sendiri hanya dengan melipat kalian secara zig zag dan diikat dengan karet. Pengikatan ini bertujuan supaya warna tidak tercampur atau sebagai pembatasan warna.
Setelah kain dilipat dan diikat, kain lalu dimasukkan ke dalam water glass terlebih dulu. Setelah itu, kain diwarnai dengan warna yang diinginkan. Kemudian, kain yang telah diwarnai itu didiamkan selama sekitar 30 menit sampai 1 jam. Selanjutnya, kain dicuci dengan air biasa. Setelah dicuci, selanjutnya kain dijemur.









