Saturday, 24 Aug 2019


Mengasihi Sesama, Umat Katolik dan Warga Buatkan Kamar Mandi dan WC Untuk Keluarga Tak Mampu

Umat dan warga bergotong-royong membuatkan kamar mandi dan WC untuk keluarga Lekik Samidi, Selasa (13/3/2018).

Wartakita.org – Tema Aksi Puasa Pembangunan (APP) Keuskupan Agung Semarang (KAS) tahun 2018 ini yaitu “Mengasihi dengan kata dan perbuatan”.

Berangkat dari tema APP tersebut, maka umat Lingkungan Santo Bernardus Kalitengah Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Kabupaten Klaten dengan mengajak umat lingkungan lain dan warga sekitar membuatkan kamar mandi dan WC untuk keluarga Lekik Samidi, warga Dukuh Garuman, Desa Kalitengah, Kecamatan Wedi.

Lekik Samidi yang berusia 65 tahun ini adalah seorang janda yang tidak mempunyai pekerjaan tetap. Dia adalah umat Hindu. Lekik hidup bersama anak perempuannya yang (maaf) memiliki “keterbelakangan mental”.

Selama ini, kalau mandi, dia memanfaatkan tempat diantara sela-sela antara tembok rumahnya dengan tembok rumah tetangganya. Sedang kalau buang air besar (BAB), dia ke Kali Ujung atau ke WC umum.

Tergerak karena “keprihatian” itu, maka umat Lingkungan Santo Bernardus Kalitengah membuatkan kamar mandi dan WC bagi keluarga ini. Anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 3.970.000.

Aksi membuatkan kamar mandi dan WC ini telah dilakukan pada Selasa (13/3/2018) lalu. Saat itu, umat lingkungan bersama warga sekitar dan relawan (dari lingkungan lain di Paroki Wedi) ikut bergotong-royong. Tak hanya tenaga, umat dan warga juga membantu berupa dana, material bangunan, dan konsumsi untuk gotong-royong.  Umat dan warga sangat bermurah hati dalam terlibat dan membantu gerakan “bedah rumah” ini.

Mendapat bantuan dan perhatian yang luar biasa dari umat dan warga sekitar ini, Lekik Samidi pun mengucapkan terima kasih. “Matur nuwun sanget. Keluarga kula pun dibantu, pun dieguhke,” katanya terbata-bata dan matanya berkaca-kaca karena saking bahagianya. (L Sukamta)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *