WartaKita.org – Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ranting Wedi, Kabupaten Klaten menggelar acara Paskahan bersama Misdinar Santo Tarcisius Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi di Balai Mandala bawah Gereja Paroki Wedi pada Minggu (5/5/2024).
Paskahan bersama yang mengusung tema “Bertumbuh dan melayani dengan sukacita” ini dihadiri Vikaris Parokial Paroki Wedi Rama Heribertus Natawardaya, Pr, 24 ibu WKRI, dan 72 anak misdinar.
Ketua WKRI Ranting Wedi Ermina Krismarsanti dalam sambutan menyampaikan, acara Paskahan bersama ini sebagai bentuk apresiasi kepada anak-anak Misdinar Paroki Wedi yang telah dan mau menjalankan tugas sebagai putra altar dengan penuh semangat dan sukacita.
“Kegiatan ini juga sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan, karena tahun ini WKRI akan merayakan HUT-nya yang ke 100 tahun atau 1 abad. Semoga WKRI bisa semakin membawa berkat bagi gereja, masyarakat, dan negara,” katanya.
Ermina Krismarsanti berharap, kedepan, Misdinar Paroki Wedi tetap bersemangat dalam melayani dan kehadiran WKRI Ranting Wedi bisa menjadi berkat bagi sesama.
“Untuk mengakhiri sambutan saya ini, ijinkanlah saya menutupnya dengan dua pantun. Pantun yang pertama: Bunga mawar bunga melati. Tumbuh subur di tepi telaga. Misdinar Paroki Wedi. Semangat melayani dengan sukacita. Sedang pantuan yang kedua: Paling nikmat minum kopi.Sambil makan kue donat. WKRI Ranting Wedi. Semakin mantap menjadi berkat,” ucapnya yang disambut tepuk tangan oleh para hadirin.

Sedang Vikaris Parokial Paroki Wedi Rama Heribertus Natawardaya, Pr dalam sambutan mengajak ibu WKRI Ranting Wedi dan Misdinar Paroki Wedi untuk mengembangkan sikap transformatif dan disiplin dalam berbagai kegiatan baik di gereja, lingkungan, maupun masyarakat.
“Surat Gembala dari Bapa Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang (KAS) hari ini menyampaikan beberapa hal, yakni transformatif (yang artinya bertumbuh melalui pendidikan di rumah, sekolah, kegiatan organisasi, dan sebagainya), disiplin (melaksanakan tugas apapun dengan baik dan tertib), sehingga formasi (pembentukan) iman dapat dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan,” terang rama.
Acara Paskahan bersama ini disambut baik oleh Misdinar Paroki Wedi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada ibu-ibu WKRI Ranting Wedi yang telah mengajak Misdinar Paroki Wedi untuk paskahan bersama. Sungguh, ini menjadi kesempatan yang membahagiakan bagi kami. Karena ibu-ibu WKRI Ranting Wedi sangat peduli dan selalu memperhatikan anak-anak Misdinar Paroki Wedi,” ucap Daniel Nikolas Saputra, Ketua Misdinar Paroki Wedi.
Untuk memriahkan acara paskahan bersama ini, maka panitia menyediakan banyak doorprize. Bahkan semua misdinar mendapat doorprize. Selain itu, juga ada doorprize surprise berupa 10 angpao dari Ibu Kustini, sebagai penyemangat dan penggembira anak-anak misdinar.









