Warga Bakung, Blitar Belajar Pengelolaan BUMDes Di Pasung, Kades Sumarsono: Kami Bangga Dan Tambah Semangat

Camat Bakung Bambang Eko Laksono menerima buah nangka hasil agrowisata yang dikembangkan BUMDes Lumintu Desa Pasung, Rabu (6/10/2021).

WartaKita.org – Perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lumintu Desa Pasung, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten mulai diapresiasi sejumlah kalangan.

Buktinya, sekitar 90 warga dari Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur keraya-raya berkunjung ke Desa Pasung untuk belajar bersama tentang digitalisasi pelayanan publik dan pengelolaan BUMDes pada Rabu (6/10/2021).

Bacaan Lainnya

Rombongan warga dari Bakung ini terdiri dari Camat, Kepala Desa (Kades), Perangkat Desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Kunjungan warga Bakung ini untuk belajar bagaimana mengelola dan mengembangkan BUMDes seperti yang telah dilakukan BUMDes Lumintu Pasung sekitar tiga tahun terakhir.

Pantauan di lapangan, begitu tiba di Kantor Desa Pasung, rombongan tamu dari Bakung ini kemudian mengikuti pemaparan singkat tentang digitalisasi pelayanan publik. Selanjutnya, para tamu ini diajak berkeliling untuk melihat agrowisata di Pasung.

Kepala Desa (Kades) Pasung Sumarsono menyampaikan, pihaknya merasa kaget dengan kegiatan studi lapang dari warga Bakung ini.

“Terus terang, saya kaget dengan studi lapang yang dilakukan Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar ini. Karena kami merasa masih belum layak dijadikan lokasi studi banding. Tetapi, mereka tetap mau ke sini,” katanya.

Kades Sumarsono “Ambon” menyatakan, melalui agrowisata ini, BUMDes Pasung ingin menularkan bagaimana cara menciptakan wisata yang menarik dengan potensi alam yang minim. Dengan banyak pertimbangan, maka BUMDes Pasung memilih mengembangkan agrowisata. Konsep agrowisata ini bertujuan untuk menarik kaum milenial agar bersedia terjun ke dunia pertanian.

“Kami telah memiliki lebih dari 1.000 tanaman buah yang ditanam di pinggir jalan utama desa. Adapun jenis tanaman yang kami pilih seperti nangka, kelengkeng, mangga, belimbing, jambu, dan lainnya. Hingga sekarang, aneka tanaman buah-buahan itu sudah mulai berbuah dan dapat dinikmati warga. Sesuai rencana, sebenarnya agrowisata ini baru akan kami launching pada tahun 2022. Tetapi, sudah ada yang tertarik ke sini,” ujarnya.

Camat Bakung Bambang Eko Laksono memberikan cinderamata kepada Kepala Desa Pasung Sumarsono, Rabu (6/10/2021).

Sumarsono menambahkan, selain menularkan ilmu agrowisata, Pemdes Pasung juga ingin berbagi tentang cara mengembangkan BUMDesa Lumintu yang sudah berdiri sejak tiga tahun lalu. Salah satu unit yang sudah dikelola, yakni Pemancingan Tirto Mili, Kafe Sor Tower, baby cafe, dan lainnya.

“Kunjungan teman-teman dari Blitar ini semakin memotivasi kami untuk terus berinovasi ke depan. Sebab di dalamnya terdapat pemberdayaan ke warga, sekaligus dapat meningkatkan pendapatan asli desa (PADes),” tandasnya.

Saat diajak berkeliling melihat agrowisata di Pasung ini, para tamu dari Bakung itu merasa terpesona dengan buah nangka yang besar-besar dan tumbuh lebat di pohon yang tidak terlalu tinggi. Selain membuat lingkungan menjadi rindang, keberadaan pohon nangka berbagai jenis ini juga menghasilkan pendapatan bagi BUMDes.

Usai melihat agrowisata, rombongan dari Bakung ini menuju ke Pemancingan Tirto Mili. Di sana, mereka mendengar penjelasan mengenai sejarah, unit usaha, rencana kedepan, dan dinamika di BUMDes Lumintu. Pemaparan materi disampaikan oleh Direktur BUMDes Lumintu Pasung, Tugino dan Manajer Pemancingan Tirto Mili, Sentot Wijayanto.

Selanjutnya, diadakan sesi tanya jawab yang dipandu oleh Pendamping Desa Kecamatan Wedi Eko Budiyanto. Di akhir sesi, perwakilan rombongan dari Bakung diberi kesempatan untuk menyampaikan pesan dan kesannya selama melakukan kegiatan peningkatan kapasitas Pemerintahan Desa dan studi lapang di Desa Pasung.

Mewakili rombongan, Camat Bakung Bambang Eko Laksono menyambut baik kegiatan peningkatan kapasitas Pemerintahan Desa dan studi lapang di Desa Pasung ini.

“(kegiatan ini) Luar biasa. Kita berharap, apa yang dipelajari di sini (Pasung), menjadi satu pedoman untuk perbaikan di Kecamatan Bakung. Dimana seluruh Lurah dapat bersemangat, dan Kecamatan Bakung bisa menjadi salah satu destinasi wisata, yang tentunya akan mendongkrak kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Menurut Bambang, Bupati Blitar juga concern (perhatian) kepada Kecamatan Bakung untuk memoncerkan (menerkenalkan) daerah selatan Kabupaten Blitar menjadi wilayah yang luar biasa.

Sebagian rombongan dari Kecamatan Bakung berfoto bersama dengan Camat Wedi dan Kades Pasung, Rabu (6/10/2021).

Menanggapi apa yang disampaikan Camat Bakung itu, Kades Pasung mengaku gembira dan bangga.

“Kunjungan bapak, ibu dari Kecamatan Bakung ini membuat kami bangga. Karena apa yang kami lakukan sampai saat ini belum ada apa-apanya. Namun yang pasti, kunjungan panjenengan menambah semangat bagi kami, BUMDes Lumintu Desa Pasung untuk terus berinovasi,” ucapnya.

Pos terkait