Warta Kita.org – Anak-anak dan para guru PAUD Gajah Mada Ceper, Kabupaten Klaten menyambut kehadiran relawan dari Cultutal Education Exchange (CEC) Jepang dengan penuh semangat dan ceria pada Kamis (7/8/2025).
Ketua Penyelenggara PAUD Gajah Mada Ceper Dwi Kurniasih menyampaikan, kegiatan ini menjadi bagian dari program pertukaran budaya dan pendidikan yang bertujuan memperluas wawasan dan menguatkan literasi anak sejak usia dini melalui interaksi lintas negara.
Para relawan dari Jepang ini belajar sambil bermain bersama siswa dan guru PAUD Gajah Mada melalui berbagai aktivitas edukatif seperti seni tari, lagu, menanam pohon, dan permainan tradisional.
Kehadiran para relawan ini menjadi momen istimewa untuk memperkenalkan nilai-nilai seperti keberagaman, adab, sopan santun, dan kerjasama global kepada anak-anak.
“Kami percaya bahwa pertemuan lintas budaya seperti ini akan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi anak-anak. Mereka belajar bahwa dunia itu luas, penuh warna, dan saling terhubung,” ujarnya.
Dwi Kurniasih menjelaskan, selama di PAUD Gajah Mada, para relawan dari Jepang ini melakukan kegiatan seperti menari Jangkrik Genggong, menanam (Tabebuya, Sereh, Tebu, Mangkokan, Daun Dewa, Kecombrang, Pandan wangi, Laos) dan mencicipi aneka kudapan tradisional (wedang jahe sereh, tela godog (rebus) , jagung keju, rengginang, kacang godog).
Selain itu, para relawan dari Jepang itu juga bermain bersama anak-anak PAUD Gajah Mada sepeti membuat pohon matahari dari origami, membuat topi dari kertas motif batik, menggambar bersama, bermain bola, bercerita tentang bendera jepang dan mengenal bahasa Jepang.
“Kedatangan para volunteers ini bertepatan dengan menjelang peringatan hari kemerdekaan Indonesia, jadi mereka juga berlomba bersama anak-anak, supaya bisa ikut merasakan budaya dan kemeriahan khas Agustus-an di Indonesia,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, lanjut Dwi Kurniasih, anak-anak juga diajak mengenal budaya Jepang. Di setiap kunjungan para relawan diajak menanam beberapa tanaman untuk mengenal keragaman jenis tanaman yang ada di Indonesia, khususnya di area PAUD Gajah Mada.
“Melalui menamam, kita kuatkan jalinan persahabatan antara Indonesia dan Jepang. Through tree plantings, we build the green earth… Nandur wit kanggo bumi ijo royo-royo….” ucapnya.
Sementara itu, salah satu relawan dari Jepang, Miss Sachi mengaku merasa senang bisa datang ke sekolah yang berada di Desa Jeblogan RT 03, RW 04, Desa Ceper ini.
“Saya senang bisa datang ke sini. Sambutan anak-anak dan gurunya luar biasa. Anak-anaknya bisa belajar dengan merdeka. Mereka diberi pilihan mainan dan kegiatan. Saya senang bisa berbaur dengan anak-anak, karena anak-anaknya ceria,” tuturnya.
Untuk diketahui, volunteers program ini merupakan salah satu program yang ada di Yayasan Sekar Arum Mandiri, yayasan yang menaugi PAUD Gajah Mada. Kunjungan seperti ini terselenggara setiap tahun sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan pendidikan yang menyenangkan, berwawasan global, dan mendunia. Kunjungan ini membawa pesan bahwa pendidikan anak usia dini bisa menjadi jembatan perdamaian dan persahabatan antarbangsa.









