Vikep Surakarta: Umat Harus Menaruh Hormat Terhadap Ekaristi

Acara Bilur Tuhan di Panti Paroki Santa Maria Assumpta Klaten, Senin (18/11/2019).

WartaKita.org – Sekitar 130 umat mengikuti acara Bincang Iman Luhurkan Tuhan (Bilur Tuhan) yang diadakan di Panti Paroki Santa Maria Assumpta Klaten pada Senin (18/11/2019).

Bilur Tuhan yang mengusung tema “Apakah Aku Layak Merayakan Ekaristi?” ini menghadirkan narasumber Vikep Surakarta Rama Robertus Budi Harjono Pr.

Bacaan Lainnya

Di awal pemaparan materi, Rama Budi Harjono menjelaskan, ada 4 tingkatan dalam mengikuti perayaan Ekaristi. Tingkat yang paling rendah karena keterpaksaan. Tingkat berikutnya karena kewajiban. Selanjutnya karena kebutuhan. Dan tingkat yang paling dalam adalah kerinduan.

Rama Budi Harjono menyampaikan, Ekaristi  adalah perayaan kenangan akan wafat dan kebangkitan Tuhan. Ini berarti kurban salib dihadirkan sepanjang masa.

“Kristus Tuhan dihadirkan, dipersembahkan, dan disantap. Ekaristi adalah puncak dan sumber seluruh ibadah dan kehidupan kristen,” kata rama.

Lalu apa konsekwensinya umat terhadap Ekaristi?

Rama Budi mengatakan, umat harus menaruh hormat, sehormat-hormatnya terhadap Ekaristi. Umat mengambil bagian secara aktif dalam seluruh rangkaian perayaan Eksristi, menerima komuni dalam penuh bakti, dan kerap kali menyembah sujud setinggi-tingginya.

“Tanda hormat pada Ekaristi bisa diwujudkan dalam bentuk memakai pakaian liturgis lengkap bagi pelayan liturgis dan pantas bagi umat pada umumnya. Berpartisipasi  secara penuh dan utuh dalam Ekaristi yaitu mengikuti dari awal sampai akhir,” ujar rama.

Pos terkait