Untuk Menjaga Keandalan, Daop 6 Yogyakarta Terus Merawat Wesel Inggris

Daop 6 Yogyakarta terus melakukan perawatan terhadap wesel Inggris untuk menjaga keandalannya.

WartaKita.org – Dalam dunia perkeretaapian, wesel merupakan salah satu elemen krusial yang memungkinkan pergerakan kereta api (KA) secara efisien dan aman di jalur yang berbeda.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro, Sabtu (9/11/2024), mengatakan, wesel pada perkeretaapian berfungsi untuk menghubungkan dan mengubah arah jalur KA.

Bacaan Lainnya

Wesel terdiri dari sepasang rel yang ujung relnya meruncing menempel lurus yang dikenal lidah wesel sehingga melancarkan perpindahan kereta api dari jalur satu ke jalur lainnya dengan menggeser bagian lidah wesel.

“Jadi, wesel memungkinkan KA untuk berpindah dari satu track ke track lain pada persimpangan jalan KA,” ungkapnya.

Krisbiyantoro menyatakan, jenis wesel yang umum digunakan di perkeretaapian Indonesia yaitu pertama, wesel biasa yang mengarahkan kereta api menuju dua arah cabang antara lurus atau berbelok.

Dan kedua, wesel Inggris untuk mengarahkan kereta api ke segala arah. Sekilas, wesel Inggris ini seperti huruf X. Wesel Inggris mempunyai empat pengarah di bagian depan, bagian tengah persilangan, dan bagian belakang mempunyai empat pengarah juga.

Khusus untuk wesel Inggris ini telah menjadi andalan dari waktu ke waktu. Wesel tersebut telah menjadi bagian integral dari infrastruktur kereta api di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

“Saat ini di wilayah Daop 6 Yogyakarta masih terdapat 4 (empat) wesel Inggris yang berada di emplasemen Stasiun Yogyakarta sebanyak tiga wesel, dan di emplasemen Stasiun Solo Balapan sebanyak satu wesel. Sedangkan sisanya merupakan wesel biasa,” kata Krisbiyantoro.

Krisbiyantoro menyampaikan, wesel biasa dan wesel Inggris memilki fungsinya masing-masing yang saling melengkapi. Dulu, wesel Inggris memiliki komponen rel dengan tipe R.42 dan bantalan kayu. Saat ini, Daop 6 Yogyakarta telah melakukan penggantian komponen wesel biasa dan Inggris dengan rel tipe R.54 dan bantalan beton.

Upaya tersebut dilakukan sebagai pelaksanaan perawatan yang rutin dilakukan guna meningkatkan mutu dan kondisi prasarana perkeretaapian agar selalu handal dan optimal dalam mendukung kelancaran perjalanan KA.

“Daop 6 Yogyakarta terus berkomitmen untuk meningkatkan faktor keselamatan serta menjaga keberlanjutan transportasi perkeretaapian di Indonesia,” ucap Krisbiyantoro.

Pos terkait