WartaKita.org – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Prambanan, Kabupaten Klaten menggelar rapat koordinasi (rakor) yang membahas upaya percepatan penurunan stunting di Rumah Makan Sego Wiwit Desa Tlogo pada Kamis (30/5/2024).
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan terkait, seperti Kepala Dinsos P3APPKB Kabupaten Klaten Puspo Enggar Hastuti, Camat Prambanan yang diwakili oleh Sekcam Amalia Rahmawati, Kapolsek Prambanan AKP Jaenudin, Danramil 09/Prambanan yang diwakili Babinsa Serka Widodo Purnomo, Kepala Puskesmas Kebondalem Lor, Kasi Tapem Kecamatan Prambanan, serta sejumlah kepala desa dari wilayah kerja Puskesmas Kebondalem Lor.
Selain itu, kegiatan tersebut juga diikuti oleh Bidan Desa Wilayah Kerja Puskesmas Kebondalem Lor, Ketua TPPS Kecamatan Prambanan, Petugas Gizi Puskesmas Kebondalem Lor, PLKB Puskesmas Kebondalem Lor, Koordinator Pendamping Desa, Koordinator PKH, Koordinator TKSK, dan Ketua TPKK Desa.
Dalam rapat koordinasi ini, berbagai strategi dan langkah konkret untuk percepatan penurunan stunting dibahas.
Kepala Dinsos P3APPKB Kabupaten Klaten Puspo Enggar Hastuti dalam sambutan menekankan pentingnya sinergi antara semua pihak untuk mencapai target penurunan stunting.
“Kerjasama antar sektor sangat diperlukan untuk memastikan program ini berjalan efektif dan tepat sasaran,” katanya.
Sedang Danramil 09/Prambanan yang diwakili Babinsa Serka Widodo Purnomo menyampaikan, TNI berkomitmen untuk mendukung program Pemerintah dalam upaya penurunan stunting.
“TNI siap membantu dan berkolaborasi dengan semua pihak demi masa depan anak-anak Indonesia yang lebih sehat dan cerdas,” ujarnya.
Sementara itu Kapolsek Prambanan AKP Jaenudin mengatakan, Polri siap mendukung program penurunan stunting ini.
“Kami akan terus mengawal dan memastikan keamanan serta kelancaran setiap kegiatan yang berhubungan dengan penurunan stunting di wilayah Prambanan,” tandasnya.
Rapat koordinasi upaya percepatan penurunan stunting di Kecamatan Prambanan ini bertujuan agar upaya penurunan stunting di wilayah ini dapat lebih terarah dan mencapai hasil yang optimal. Karena itu, semua pihak berkomitmen untuk terus bekerja sama dan berkontribusi secara maksimal demi kesehatan generasi mendatang.
Kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antar berbagai instansi dan masyarakat dalam upaya mengatasi masalah stunting yang menjadi salah satu fokus utama Pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di Indonesia.









